Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kinerja Merck

Kinerja Merck

Merck Cetak Kenaikan Pendapatan 21,68%

Selasa, 24 Maret 2020 | 15:29 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Merck Tbk (MERK) membukukan pendapatan sebesar Rp 744,63 miliar sepanjang 2019, meningkat 21,68% dari periode sama tahun sebelumnya dengan torehan Rp 611,95 miliar.

Meski demikian, laba bersih perseroan justru anjlok 93,27% menjadi Rp 78,25 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 1,16 triliun. Penurunan dipengaruhi atas laba dari operasi yang dihentikan setelah pajak perseroan pada akhir 2018 mencapai Rp 1,12 triliun.

Manajemen perseroan dalam laporan keuangannya menyampaikan, beban pokok penjualan meningkat 5,25% menjadi Rp 421,32 miliar dari periode tahun 2018 senilai Rp 400,27 miliar. Hal ini membuat laba bruto Merck sepanjang 2019 sebesar Rp 323,31 miliar, tumbuh 52,73% dari periode sama tahun lalu yang memperoleh Rp 211,68 miliar.

“Laba usaha perseroan juga meningkat 166,55% menjadi Rp 125,60 miliar dibandingkan perolehan di akhir tahun 2018 yang mencatatkan Rp 47,12 miliar. Laba sebelum pajak penghasil juga mengalami peningkatan di akhir tahun 2019 menjadi Rp 125,89 miliar, dari sebelumnya yang membukukan Rp 50,20 miliar,” ujar manajemen perseroan di Jakarta, Selasa (24/3).

Laba per saham dasar perseroan di akhir tahun 2019 juga mengalami penurunan menjadi Rp 175 per saham dari periode sama tahun sebelumnya yang memperoleh Rp 2.597 per saham.

Kemudian, total aset perseroan terkoreksi 28,66% menjadi Rp 901,06 miliar dari periode tahun 2018 yang mencatatkan Rp 1,26 triliun. Total liabilitas perseroan juga mengalami penuruan sepanjang tahun 2019 sebesar Rp 307,05 miliar dari sebelumnya Rp 744,83 miliar. Meskipun demikian, total ekuitas perseroan meningkat 14,16% menjadi Rp 594,01 miliar dari sebelumnya Rp 518,28 miliar.

Sebelumnya, perseroan telah mengumumkan bahwa akan kehilangan pendapatan atas penjualan produk Thiamine kepada Bayer Indonesia, dengan potensi kehilangan sebesar Rp 32 miliar.

Presiden Direktur Merck Evie Yulin dalam keterangan resminya menyampaikan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari Merck KGaA, pemegang saham utama perseroan, sehubungan dengan adanya permintaan Bayer Consumer Care AG, pelanggan produk bahan baku obat (BBO) global Merck, yang memutuskan untuk mengalokasikan dan mengubah proses pengadaan produk Thiamine Phospohoric Acid Ester Chloride Dihydrate secara global melalui Jerman.

Dengan adanya permintaan tersebut perseroan tidak lagi memasok atau mendistribusikan produk Thiamine untuk Bayer Indonesia. Meskipun demikian, perseroan tetap akan memaksimalkan penjualan produk BBO lainnya sebagai sumber pendapatan.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN