Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Uang Rupiah di sebuah bank. Foto ilustrasi: IST

Uang Rupiah di sebuah bank. Foto ilustrasi: IST

Meski Dibuka Melemah, Rupiah Diprediksi akan Menguat

Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:19 WIB

JAKARTA, investor.id – Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan rupiah diperkirakan menguat hari ini didorong kemungkinan surplusnya data neraca perdagangan Juli sebesar US$ 300 juta hingga 500 juta akibat penurunan defisit migas.

"Kami memperkirakan surplus neraca perdagangan tersebut dapat menjadi katalis positif bagi rupiah hari ini," ujar Ahmad di Jakarta, Kamis, seperti dilansir Antara.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi, melemah menjelang rilis data neraca perdagangan Juli 2019.

Pada pukul 9.44 WIB, rupiah bergerak melemah 42 poin atau 0,29% menjadi Rp14.287 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.245 per dolar AS.

Untuk indeks dolar, Ahmad memperkirakan dolar AS akan melemah terhadap yen dan euro. Pelemahan dolar ditopang oleh kekhawatiran investor akan terjadinya resesi ekonomi di AS dalam waktu dekat setelah imbal hasil obligasi AS mengalami inversi antara tenor jangka panjang 10 tahun dengan tenor jangka pendek 2 tahun.

"Inverted yield curve ini mendorong kekhawatiran di pasar akan prospek ekonomi AS tahun depan sehingga investor memilih yen sebagai aset safe haven," kata Ahmad.

Ia memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.250 per dolar AS hingga Rp14.280 per dolar AS. (gr)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN