Menu
Sign in
@ Contact
Search
ilustrasi minyak
sumber: Antara

ilustrasi minyak sumber: Antara

Minyak Turun Tipis 

Rabu, 10 Agustus 2022 | 06:22 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

NEW YORK, investor.id - Harga minyak turun tipis pada Selasa (9/8/2022). Karena kekhawatiran ekonomi yang melambat dapat mengurangi permintaan bersaing. Ditambah lagi, berita yang menyebutkan ekspor minyak telah ditangguhkan pada pipa Druzhba Rusia-ke-Eropa, yang transit Ukraina.

Harga minyak mentah telah berada di bawah tekanan selama berminggu-minggu karena meningkatnya kekhawatiran bahwa resesi dapat memangkas permintaan minyak.

Minyak mentah Brent menetap di US$ 96,31 per barel, kehilangan 34 sen (0,4%). Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menetap di US$ 90,50 per barel atau turun 26 sen (0,3%). Selama sesi, kedua tolok ukur naik dan turun lebih dari US$ 1 per barel.

Ukraina menghentikan aliran minyak di pipa minyak Druzhba ke beberapa bagian Eropa tengah karena sanksi Barat telah mencegah pembayaran dari Moskow untuk biaya transit. Aliran di sepanjang rute selatan pipa Druzhba telah terpengaruh sementara rute utara yang melayani Polandia dan Jerman tidak terganggu.

Baca juga: Pertamina Berkontribusi 60% Produksi Minyak Mentah Indonesia

Minyak awalnya bergerak lebih tinggi di tengah berita pipa dan ekspektasi bahwa penutupan akan memperketat pasokan, tetapi harga berbalik arah karena rincian menjadi lebih jelas seputar yang menyebabkan gangguan dan aliran diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari.

“Mempertimbangkan fakta bahwa bukan pihak Rusia yang menutup pipa, tetapi pihak Ukraina, itu akan menjadi situasi yang dapat diselesaikan lebih cepat daripada nanti,” Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho di New York, mengatakan dalam sebuah catatan.

Harga ditekan oleh pembicaraan tentang upaya terakhir oleh negara-negara Eropa untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir Iran. Pada hari Senin, Uni Eropa mengajukan teks ‘final’ untuk menghidupkan kembali kesepakatan Iran 2015. Seorang pejabat senior Uni Eropa mengatakan keputusan akhir tentang proposal, yang membutuhkan persetujuan AS dan Iran, diharapkan dalam ‘sangat, sangat beberapa minggu’.

Pembicaraan telah berlangsung selama berbulan-bulan tanpa kesepakatan.

Baca juga: Sinyal Kemajuan Negosiasi Nuklir Iran Redupkan Harga Minyak 

Ekspor minyak mentah Iran, menurut pelacak tanker, setidaknya 1 juta barel per hari di bawah tingkat mereka pada tahun 2018 ketika mantan Presiden AS Donald Trump keluar dari perjanjian nuklir.

Minyak sekarang turun lebih dari US$40 dari puncaknya menyusul invasi Rusia ke Ukraina, yang membawa Brent sebentar ke US$ 139 per barel.

Persediaan minyak mentah AS juga menandakan permintaan yang melambat, menurut sumber pasar yang mengutip angka American Petroleum Institute. Stok minyak mentah naik sekitar 2,2 juta barel untuk pekan yang berakhir 5 Agustus. Analis memperkirakan penurunan kecil 400 ribu barel dalam persediaan minyak mentah. Data resmi pemerintah akan dirilis pada hari Rabu (10/8/2022).

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com