Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. Foto: Perseroan.

PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. Foto: Perseroan.

Mitrabahtera Dapat Kontrak Pengangkutan Batu Bara dari Kideco

Selasa, 15 Desember 2020 | 06:11 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) mendapat kontrak pengangkutan batu bara dengan potensi pendapatan sebesar Rp 147 miliar dari PT Kideco Jaya Agung. Mitrabahtera dan Kideco merupakan perusahaan terafiliasi karena memiliki induk usaha yang sama, yaitu PT Indika Energy Tbk (INDY).

Sekretaris Perusahaan Mitrabahtera Segara Sejati Ratih Safitri mengatakan, perseroan mendapatkan kontrak pengangkutan batu bara tersebut pada 10 Desember 2020. Dalam kontrak tersebut, perseroan akan menggunakan kapal tunda (tugboat) dan tongkang untuk mengangkut batu bara Kideco Jaya Agung. Batu bara ini akan digunakan untuk proyek PLTU Jawa 7. Adapun jangka waktu dari kerja sama ini sampai 5 November 2021.

"Perseroan berpotensi menerima pendapatan selama jangka waktu perjanjian kurang lebih Rp 147 miliar dengan memperhitungkan konsumsi bahan bakar yang digunakan," jelas Ratih dalam keterangan tertulis.

Dengan adanya perjanjian tersebut, perseroan berharap dapat berdampak positif terhadap keberlangsungan usaha perseroan. Di sisi lain, kerja sama ini juga bisa meningkatkan pendapatan perseroan.

Mitrabahtera Segara Sejati merupakan perusahaan pelayaran yang berfokus pada pengangkutan batu bara. Perusahaan ini berdiri pada 1994 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2011. Hingga kuartal III-2020, perseroan membukukan rugi bersih sebesar US$ 7,5 juta. Kondisi itu berbalik dibandingkan periode sama tahun lalu yang membukukan laba bersih sebesar US$ 900 ribu.

Kerugian ini disebabkan oleh pendapatan perseroan yang menurun 32,6% dari US$ 60,6 juta pada September 2019 menjadi US$ 40,9 juta pada September 2020. Meskipun, beban perseroan tercatat menurun 19,3% menjadi US$ 39,5 juta.

Adapun total aset perseroan juga menurun 2% menjadi US$ 213,7 juta pada kuartal III-2020 dari US$ 218,1 juta pada akhir 2019. Penurunan aset ini disebabkan oleh penurunan aset tetap sebesar 5,6% menjadi US$ 150,1 juta. Sedangkan liabilitas perseroan tercatat meningkat 7,2% menjadi US$ 49,6 juta. Peningkatan liabilitas ini disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka pendek sebesar 61,4% secara year to date (ytd) menjadi US$ 25,2 juta.

Sebelumnya, Mitrabahtera Segara Sejati mendapatkan fasilitas pinjaman dari PT Bank Permata Tbk (BNLI) sebesar US$ 7,5 juta. Pinjaman ini memiliki tenor 12 bulan. Kemudian, perseroan juga mendapatkan kontrak pembongkaran dan penyewaan unit FC dengan potensi pendapatan sebesar US$ 9 juta. Jangka waktu dari kontrak ini selama lima tahun.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN