Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman MNC Group. (Foto: IST)

Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman MNC Group. (Foto: IST)

MNC dan Broker Wall Street Bantu Emiten RI Galang Dana di Pasar Global

Rabu, 3 Maret 2021 | 05:52 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – MNC Group melalui unit usahanya, Auerbach Grayson & Co LLC, akan lebih agresif membantu emiten Indonesia untuk menggalang dana di pasar modal global, termasuk di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, pihaknya optimistis ekonomi akan pulih tahun ini, apalagi program vaksinasi Covid-19 sedang berjalan. Sebagai perusahaan dengan banyak anak usaha, perseroan secara grup terus berkontribusi terhadap ekonomi domestik.

“Kami telah mengakuisisi perusahaan anggota Wall Street, Auerbach Grayson & Co LLC (AGCO), pada awal tahun ini. Kami harapkan AGCO juga bisa membantu perusahaan tercatat di Indonesia dalam fundraising,” jelas dia saat MNC Group Investor Forum 2021, Selasa (2/3).

Lewat ajang forum investor, kata Hary, AGCO memiliki peran dalam mengenalkan emiten-emiten yang menjanjikan kepada para investor global. Seperti diketahui, akuisisi AGCO ini dilakukan oleh anak usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), yakni Winfly Ltd, pada awal 2021.

Sebelumnya, AGCO dimiliki oleh bank investasi terkemuka yang berpusat di Mesir, Beltone Financial Holding. Kesepakatan ini telah diselesaikan setelah mendapat persetujuan dari Financial Industry Regulatory Authority, AS. Akuisisi ini bertujuan untuk melengkapi jaringan distribusi kegiatan pasar modal MNC Sekuritas sebagai broker saham, pasar utang, investment banking, riset, dan online trading.

AGCO dinilai memiliki jaringan internasional yang kuat hingga ke 125 mitra di seluruh dunia. Sementara, MNC Sekuritas punya basis investor domestik yang solid. Selama pandemi, MNC Sekuritas seperti halnya sekuritas lain turut menikmati hasil dari transformasi digital. “Hingga Februari 2021, jumlah pembukaan akun online baru di MNC Trade tumbuh dua kali lipat dibandingkan Februari 2020,” jelas Hary.

Megaproyek

Hary mengatakan, pihaknya juga berupaya berkontribusi lewat proyek-proyek baru yang membuka lapangan pekerjaan. Salah satu proyek tersebut adalah milik PT MNC Studios International Tbk (MSIN). Perseroan melalui anak perusahaannya, PT MNC Movieland Indonesia sedang membangun Movieland, di atas lahan seluas 21 hektare di Kawasan Ekonomi Khusus MNC Lido City, Bogor, Jawa Barat.

Movieland mengusung konsep pusat industri film dan drama seri yang terintegrasi. Kawasan ini akan dilengkapai fasilitas produksi seperti backlot (lokasi shooting), sound stage (studio tertutup), peralatan produksi dengan teknologi mutakhir, hingga fasilitas pasca produksi kelas dunia.

Sebelumnya, Direktur Utama MNC Studios Internationnal Ella Kartika mengatakan, Movieland dibangun untuk para sineas Indonesia maupun mancanegara yang jumlahnya diprediksi akan terus bertambah. Pembangunannya membutuhkan waktu sekitar 18 bulan hingga 24 bulan. Estimasi nilai belanja modal untuk proyek ini sekitar Rp 300-350 miliar.

Pada 15 Februari lalu, MNC Studios sudah memulai pembangunan Movieland setelah pemerintah mengumumkan kawasan Lido City sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan mendapat persetujuan dari Dewan Nasional KEK sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN