Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
MNC Lido City. Foto: MNC Land

MNC Lido City. Foto: MNC Land

MNC Land Gandeng Infokom Bangun Data Center di KEK Lido

Senin, 11 Oktober 2021 | 11:41 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - PT MNC Land Tbk (KPIG) melalui anak usahanya PT MNC Land Lido teken nota kesepahaman dengan PT Infokom Elektrindo untuk mengembangkan infrastruktur terintegrasi dan ekosistem berteknologi tinggi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata MNC Lido City. MNC Land menunjuk Infokom untuk menjadi penyedia infrastruktur di KEK MNC Lido City yang meliputi infrastruktur TI inti, backbone, jaringan fiber optik dan data center.

“Di Indonesia, hampir semua proses bisnis sedang mengalami transformasi teknologi yang cepat yang membutuhkan penyimpanan data digital yang sangat besar. Adopsi sistem digital terbukti lebih aman, efektif dan efisien,” kata Investor Relations MNC Land Natassha Yunita dalam keterangan tertulis, Senin (11/10).

Berdasarkan laporan penelitian Jones Lang LaSalle (2021), pada tahun 2020 area Jabodetabek memiliki kapasitas pusat data sekitar 70 Megawatt (MW). Ini berarti bahwa pasar pusat data di Indonesia masih dalam tahap awal sehingga kurang terlayani, terutama dibandingkan dengan wilayah serupa di pasar yang lebih besar seperti India yang memiliki 447 MW dan Singapura sebesar 357 MW. Investor asing telah memasuki pasar Indonesia dengan menggarap landbank mitra lokal, karena biaya lahan memakan sekitar 15-20% dari total biaya pembangunan.

Pendirian Techno Park di KEK MNC Lido City, menurut Natassha untuk menjawab kebutuhan yang semakin meningkat akan pusat data dan teknologi terintegrasi yang ramah lingkungan di Indonesia. Selain itu, pengembangan lainnya termasuk pusat artificial intelligence (AI) dan infrastruktur smart city dengan teknologi hijau untuk meminimalisir risiko yang ditimbulkan dari isu lingkungan dan iklim, juga turut melestarikan sumber daya alam. “CleanTech dan sumber energi terbarukan seperti pembangkit tenaga surya akan dihadirkan di Techno Park sehingga dapat mencegah punahnya sumber energi tak terbarukan lainnya,” ujar dia.

Sebelumnya, Direktur Utama MNC Investama Darma Putra mengatakan, induk usaha MNC Land itu menjajaki peluang investasi di MNC Lido City dengan sejumlah pemilik modal, termasuk dari luar negeri.

“Untuk data center, sudah banyak calon investor yang datang dari Korea dan Middle East mengajak kerja sama untuk membangun data center di Lido City,” katanya.

KEK MNC Lido City untuk diketahui, telah resmi mendapatkan status KEK Pariwisata melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 69 Tahun 2021 tanggal 16 Juni yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Dengan terbitnya PP tentang KEK Pariwisata Lido ini, investor dan pelaku usaha yang memenuhi syarat di KEK MNC Lido City akan menikmati berbagai insentif yang melekat pada kawasan ekonomi khusus, seperti insentif pajak berupa pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), PPh Badan, Cukai, dan Bea Masuk Impor, serta keuntungan lain bagi investor terkait lalu lintas barang, ketenagakerjaan, keimigrasian, pertanahan dan tata ruang, perizinan berusaha, dan atau fasilitas lainnya.

KEK MNC Lido City merupakan world-class entertainment hospitality seluas 1.040 ha di Bogor, Jabodetabek dan merupakan KEK Pariwisata yang pertama di Jabodetabek. KEK Lido sendiri masuk ke dalam kategori proyek jangka panjang dari Grup MNC. Di mana, untuk tahap awal saja, perseroan siap mengucurkan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk MNC Lido City senilai Rp 12,7 triliun, atau setara dengan 86% anggaran capex perseroan sebesar Rp 14,7 triliun pada 2021.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN