Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung memotret layar perdagangan saham di gedung BEI. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Pengunjung memotret layar perdagangan saham di gedung BEI. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

MNC Sky Bidik Private Placement Rp 933 Miliar

Kamis, 20 Juni 2019 | 08:06 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

Jakarta – PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) mengincar dana hingga Rp 933,72 miliar dari aksi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement. Perseroan bakal melepas maksimal 906,53 juta saham atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Direktur MNC Sky Vision Janis Gunawan mengatakan, pemegang saham perseroan juga telah menyetujui rencana private placement tersebut. Di level induk usaha perseroan, yakni PT MNC Vision Networks menjajaki pembicaraan dengan sejumlah investor strategis guna menyerap saham baru perseroan.

“Harga pelaksanaan private placement diharapkan berada dalam level Rp 1.020-1.030 per saham dan aksi ini ditargetkan terealisasi tahun ini” jelas dia usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (19/6).

Menurut Janis, perseroan akan menyerap dana hasil private placement untuk memperkuat struktur permodalan serta kebutuhan belanja modal tahun (capital expenditure/capex) tahun ini.

Di samping itu, pihaknya mengakui aksi ini berpotensi menjadi jalan investor strategis masuk ke perseroan. Setelah mengantongi restu pemegang saham, perseroan memiliki waktu dua tahun untuk mengeksekusi private placement. “Ada banyak penawaran di level holding kita. Tapi harga memang belum ditentukan,” kata dia.

Di luar private placement, MNC Sky juga membuka opsi untuk memenuhi aturan di pasar modal Indonesia tentang jumlah saham beredar (free float).

Peraturan bursa mewajibkan jumlah saham yang dimiliki pemengang saham non pengendali dan bukan pemegang saham utama paling kurang 50 juta saham dan minimal 7,5% dari jumlah saham dalam modal disetor. Per 31 Maret 2019, kepemilikan masyarakat hanya mencapai 2,45%. “Kami akan mengikuti aturan bursa. Nanti skema penambahan free float akan kita bicarakan dengan pemegang saham pengendali,” kata Janis.

Tahun ini, MNC Sky mengalokasikan capex sekitar Rp 500-600 miliar atau tak jauh berbeda dengan anggaran tahun lalu Rp 400-Rp 500 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha televisi berbayar berbasis satelit perseroan yang telah mencakup berbagai daerah di Tanah Air.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN