Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi. Foto: PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV).

Ilustrasi. Foto: PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV).

MNC Vision Jajaki Merger Anak Usaha dengan SPAC

Kamis, 25 Februari 2021 | 17:50 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – PT MCN Vision Networks Tbk (IPTV) tengah menjajaki penggabungan usaha anak usahanya, Vision+ dan MNC Play, dengan Malacca Straits Acquisition Co Ltd. Perusahaan hasil merger tersebut diperkirakan akan memiliki enterprise value sekitar US$ 600 juta.

Malacca Straits merupakan special purpose acquisition company (SPAC) yang tercatat di Nasdaq, Amerika Serikat (AS), yang dipimpin CEO Kenneth Ng dan didukung oleh sponsor perusahaan investasi Argyle Street Management Ltd. Malacca Straits sebelumnya telah berhasil mengantongi US$ 144 juta dalam penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham di Nasdaq pada Juli 2020.

Sedangkan Vision+ dikenal sebagai penyedia aplikasi over-the-top dan MNC Play sebagai penyedia layanan internet broadband juga akan dilibatkan dalam transaksi merger tersebut. “MNC yang dikendalikan taipan Hary Tanoesoedibjo siap memasukkan ekuitasnya ke dalam transaksi,” tulis sumber Bloomberg, Kamis (25/2).

Sumber tersebut menyatakan, Malacca Straits telah berdikusi dengan sejumlah investor, termasuk, Tiga Investments milik Ray Zage untuk menggalang dana US$ 50 juta atau lebih untuk mendukung transaksi dengan Vision+. Transaksi diprediksi bisa diumumkan bulan depan.

Prospektus IPO Malacca Straits sebelumnya telah menyebutkan perseroan fokus mencari perusahaan potensial yang merupakan bagian dari bisnis konglomerat di Asia Tenggara. Perusahaan yang dibidik bergerak pada bisnis media, pengolahan makanan, energi terbarukan, serta industri kesehatan.

Sementara itu, Vision+ merupakan aplikasi streaming yang diluncurkan pada 2019 dan telah menjaring 1,6 juta pelanggan berbayar serta lebih dari 32 juta pengguna aktif per bulan. Sedangkan MNC Play memiliki 300 ribu pelanggan.

Pada akhir 2020, MNC Vision tercatat mengantongi dana segar Rp 857,18 miliar dari aksi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMTED) atau private placement. Perseroan menerbitkan 2,85 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 300 per saham.

Investor yang menyerap saham baru tersebut adalah Tempus Eternity dan Charlton Group Holdings Ltd. Perseroan berniat menggunakan dana hasil private placement untuk memperkuat struktur permodalan.

Berdasarkan prospektus private placement MNC Vision, perseroan mengalokasikan 60% dari hasil penambahan modal untuk pelunasan sebagian utang pinjaman PT MNC Kabel Mediacom yang diperoleh pada 10 Juli 2014 dan 17 November 2017 perihal proyek jaringan serat optik di Indonesia yang berasal dari China Development Bank.

Kemudian, perseroan mengalokasikan 20% untuk pelunasan sebagian utang pinjaman PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) yang diperoleh pada 2019, berasal dari Investment Opportunities V Pte Ltd. Selanjutnya, sebanyak 20% akan diserap sebagai modal kerja MNC Kabel dan MNC OTT Network guna mendukung pengembangan bisnis dan pertumbuhan jumlah pelanggan yang berkelanjutan.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN