Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Modernland Realty Tbk. Foto: Perseroan.

PT Modernland Realty Tbk. Foto: Perseroan.

Modernland Ajukan Restrukturisasi 'Global Bond' US$ 390 Juta

Jumat, 7 Agustus 2020 | 10:21 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Modernland Realty Tbk (MDLN) berencana merestrukturisasi dua surat utang global (global bond) masing-masing senilai US$ 240 juta yang jatuh tempo pada 2024 dan US$ 150 juta yang jatuh tempo pada 2021. Hal ini menyusul penurunan peringkat dua senior notes tersebut pada Juli lalu.

Presiden Direktur Modernland Realty William Honoris mengatakan, perseroan menjadwalkan pertemuan dengan para pemegang senior notes pada 12 Agustus 2020, pukul 15.00 waktu Singapura atau pukul 14.00 waktu Jakarta. Pembatasan sosial di Singapura, Hong Kong, dan Jakarta membuat rapat akan diselenggarakan melalui konferensi video.

“Pertemuan akan dipimpin oleh penasihat keuangan dan international legal counsel, yakni Borreli Walsh dan Milbank LLP. Keduanya sejak 23 Juli 2020 telah ditunjuk perseroan untuk membantu dalam proses restrukturisasi senior notes,” kata William dalam keterangan tertulis di Bursa Efek Singapura, Kamis (6/8).

Sesuai rencana, agenda pertemuan dengan para pemegang senior notes akan membahas dan memberikan gambaran perseroan terkait proses dan jadwal restrukturisasi. Sebagai informasi, senior notes dengan tenor 2024 diterbitkan oleh Modernland Overseas Ltd Ltd, sementara senior notes dengan tenor 2021 diterbitkan oleh JGC Ventures Pte Ltd. Proses restrukturisasi ini pun sudah diprediksi oleh lembaga pemeringkat internasional yang memangkas peringkat Modernland.

Sebelumnya, Fitch Ratings menurunkan peringkat Modernland menjadi C dari CCC- pada 7 Juli 2020. Peringkat yang sama ditambah dengan recovery rating RR4 juga disematkan terhadap senior notes 2021 dan 2024. “Kami percaya perusahaan akan menggunakan periode pemulihan untuk negosiasi restrukturisasi obligasi Rp 150 miliar. Restrukturisasi utang juga bisa menyebar luas ke obligasi global karena ada klausa cross-default dalam dokumentasi notes 2021 dan 2024,” jelas Fitch.

Pada saat yang sama, Moody’s Investor Services juga menurunkan peringkat Modernland menjadi Ca dari Caa1 dengan proyeksi negatif. Peringkat itu berlaku bagi obligasi tanpa jaminan yang diterbitkan oleh JGC Ventures Pte Ltd dengan tenor 2021 dan obligasi yang dikeluarkan oleh Modernland Overseas Pte Ltd dengan tenor 2024.

Moody’s Vice President and Senior Credit Officer Jacintha Poh mengatakan, penurunan peringkat Modernland mencerminkan ekspektasi terhadap gagal bayar obligasi, termasuk potensi restrukturisasi utang karena melemahnya arus kas operasi dan likuiditas yang dihasilkan perseroan. “Prospek negatif mencerminkan ketidakpastian untuk seluruh obligasi senilai total US$ 390 juta dengan kemungkinan default,” kata dia.

Pada 30 Agustus 2020, Modernland dihadapi oleh kewajiban pembayaran bunga senior notes 2021 senilai US$ 8 juta atau sekitar Rp 120 miliar.  Lalu, perseroan juga harus membayar bunga sebesar US$ 8,3 juta atau setara Rp 123 miliar pada 13 Oktober 2020 atas bunga senior notes 2024.

Penurunan peringkat terjadi setelah Modernland menunda pembayaran pokok obligasi sebesar Rp 150 miliar yang jatuh tempo pada 7 Juli 2020. Selanjutnya, Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) Modernland pada 16 Juli 2020 menyepakati sejumlah perubahan pada struktur pada obligasi tersebut.

Setelah disepakati, periode jatuh tempo obligasi menjadi 7 Juli 2021 dengan mengubah suku bunga menjadi 10% dari semula 12,5%. Pembayaran bunga ke-21 akan dilakukan pada 7 Oktober 2020, bunga ke-22 pada 7 Januari 2021, bunga ke-23 pada 7 April 2021, dan bunga ke-24 pada 7 Juli 2021.

Saat ini, Modernland diperkirakan tidak memiliki kas yang memadai. Kondisi ini akan membuat perusahaan sangat bergantung pada dana eksternal untuk menyelesaikan kewajiban keuangan di tengah lingkungan operasi yang sulit akibat pandemi Covid-19.

Sehari sebelum Modernland mengumumkan penundaan pembayaran obligasi, Wakil Direktur Utama Modernland L.H Freddy Chan melayangkan surat pengunduran diri dari jabatannya per 6 Juli 2020. Perseroan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 26 Agustus 2020. Salah satu agendanya adalah persetujuan atas pengangkatan dan perubahan susunan dewan direksi dan komisaris perseroan.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN