Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Modernland Realty Tbk. Foto: Perseroan.

PT Modernland Realty Tbk. Foto: Perseroan.

Modernland Negosiasi dengan Pemegang 'Global Bond'

Kamis, 24 September 2020 | 22:18 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Modernland Realty Tbk (MDLN) terus bernegosiasi dengan para pemegang dua surat utang global (global bond) perseroan senilai total US$ 390 juta. Emiten properti ini menjadwalkan pertemuan dengan para pemegang global bond pada Jumat (25/9) lewat konferensi video.

Presiden Direktur Modernland Realty William Honoris mengatakan, pertemuan dijadwalkan pukul 9.30 pagi waktu Jakarta atau 10.30 pagi waktu Singapura. Pertemuan akan dipimpin oleh penasihat keuangan dan international legal counsel, yakni Borrelli Walsh dan Milbank LLP.

“Agenda pertemuan ini akan membahas update dan timetable restrukturisasi, serta menjawab pertanyaan para pemegang senior notes,” kata William dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Singapura, Kamis (24/9).

Sementara itu, berdasarkan catatan Investor Daily, Modernland pertama kali menjadwalkan agenda pertemuan dengan pemegang global bond pada 12 Agustus 2020. Namun, hingga kini manajemen belum menjelaskan apakah pertemuan tersebut berjalan sesuai rencana atau tidak. Adapun Borrelli Walsh dan Milbank LLP adalah pihak yang diminta perseroan untuk membantu proses restrukturisasi sejak 23 Juli 2020.

Seperti diketahui, senior notes yang akan direstrukturisasi adalah senior notes 2024 senilai US$ 240 juta yang diterbitkan Modernland Overseas Ltd dan senior notes 2021 senilai US$ 150 juta yang diterbitkan JGC Ventures Pte Ltd. Proses restrukturisasi ini sudah diprediksi oleh lembaga pemeringkat internasional yang memangkas peringkat Modernland.

Pada September ini, Fitch Ratings menurunkan peringkat Modernland menjadi C dan sebelumnya CC. Pemangkasan peringkat menjadi C juga berlaku untuk dua senior notes perseroan.  Sementara, peringkat recovery obligasi tersebut tetap di level RR4.

Penurunan ini dilakukan menyusul kegagalan perusahaan membayar kupon senior notes 2021 yang jatuh tempo pada 31 Agustus 2020, yang kemudian masuk grace period selama 30 hari.

Fitch menilai, Modernland tidak memiliki arus kas yang memadai untuk membayarkan kupon kepada para pemegang obligasi. Hal tersebut membuat perseroan harus kembali bergantung pada pendanaan eksternal untuk melunasi kewajibannya. “Jika belum ada pembayaran setelah masa grace period usai, maka Fitch dapat menurunkan kembali peringkat senior notes menjadi restricted default,” tulis Fitch, baru-baru ini.

Pefindo

Sebelumnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat SD (selective default) kepada Modernland, yang menandakan obligor gagal dalam melaksanakan satu atau lebih kewajibannya.

Direktur Utama Pefindo Salyadi Saputra mengatakan, Pefindo menyematkan peringkat SD untuk periode 17 September 2020 sampai 1 April 2021. Peringkat tersebut diberikan data laporan keuangan per 31 Maret 2020 dan 31 Desember 2019.

"Obligor dengan peringkat SD menandakan obligor gagal membayar satu atau lebih kewajiban finansialnya yang jatuh tempo, baik atas kewajiban yang telah diperingkat atau tidak diperingkat, tetapi masih melakukan pembayaran tepat waktu atas kewajiban lainnya," kata dia dalam keterangan resmi.

Peringkat atas perusahaan tidak berlaku untuk efek utang yang dikeluarkan perusahaan, karena tidak memperhitungkan struktur serta berbagai ketentuan (provision) dari efek utang tersebut, tingkat perlindungan dan posisi klaim dari pemegang efek utang. Disamping itu, peringkat atas perusahaan tidak memperhitungkan kemampuan penjamin, pemberi asuransi, atau penyedia credit enhancement lainnya yang ikut mendukung suatu efek utang tertentu.

Selain peringkat SD, Pefindo juga menetapkan peringkat CCC untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Seri B Tahun 2015 milik Modernland Realty. Penetapan peringkat untuk obligasi senilai Rp 150 miliar tersebut ditetapkan dengan melihat laporan keuangan 31 Maret 2020 dan 31 Desember 2019.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN