Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor memantau pergerakan harga saham di  layar elektronik Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Selasa (22/9/2020). Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Investor memantau pergerakan harga saham di layar elektronik Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Selasa (22/9/2020). Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Mulai Bergerak Rebound, Inilah Saham-Saham Rekomendasi Hari Ini

Rabu, 23 September 2020 | 10:14 WIB
Ester Nuky

JAKARTA, investor.id - Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia diperkirakan berpeluang menguat ke area 4.970-4.990, atau akan terkoreksi kembali ke level 4.920-4.930. Adapun indeks pada perdagangan kemarin (22/9), terkoreksi 1,3% dan ditutup ke level 4.934, dengan volume jual yang lebih kecil dibandingkan hari sebelumnya. Sejumlah saham yang direkomendasikan untuk dicermati hari ini antara lain adalah BBCA.

"Pergerakan IHSG kemarin pun juga menimbulkan gap. Tetap waspadai bila IHSG terkoresi agresif ke bawah 4.753, yang akan mengonfirmasi terbentuknya wave [v] pada skenario biru ke arah 4.500-4.650," ujar analis MNC Sekuritas Didit, Jakarta, 23 September 2020, 

Ia mengatakan, level support IHSG 4,920, 4,753, sedangkan resistance 5.187, 5.330. Berikut adalah saham yang direkomendasikannya pada perdagangan hari ini (disclaimer on). 

BBCA - spec buy (27.250)
Kemarin (22/9), BBCA terkoreksi 2,8% dan ditutup di level 27.250. Selama tidak menembus trendline support-nya, maka BBCA saat ini sedang berada di akhir wave 4. Hal tersebut berarti koreksi BBCA akan relatif terbatas dan berpotensi untuk berbalik menguat. Skenario ini akan gagal bila BBCA turun di bawah 27.000, dimana akan membentuk wave (B) pada skenario merah.
Spec buy: 27.000-27.250
Target price: 29.500, 31.500
Stop loss: below 26.975

AKRA - buy on weakness (2.590)
AKRA terkoreksi 2,6% pada perdagangan kemarin (22/9) dengan tekanan jual yang lebih kecil dibandingkan sebelumnya. Selama tidak terkoreksi di bawah 2.470, maka koreksi kemarin diperkirakan sudah berada di akhir wave [b] dari wave B. Hal tersebut berarti AKRA berpeluang berbalik arah menguat untuk membentuk wave [c] dari wave B.
Buy on weakness: 2.520-2.590
Target price: 2.700, 3.000
Stop loss: below 2.470

MAIN - buy on weakness (525)
Kemarin (22/9), MAIN terkoreksi agresif 4,5% ke level 525. Didit memperkirakan pergerakan MAIN saat ini sedang membentuk wave C dari wave (B), sehingga MAIN masih dapat terkoreksi kembali namun cenderung terbatas. Selanjutnya, bila sudah terkonfirmasi membentuk wave C dari wave (B), maka MAIN berpeluang menguat kembali.
Buy on weakness: 500-520
Target price: 580, 625
Stop loss: below 494

BEST - sell on strength (168)
Terkoreksi tipis 0,6% dan ditutup di 168, Didit memperkirakan BEST saat ini sedang berada di akhir wave A, sehingga BEST berpotensi menguat namun dalam jangka pendek untuk membentuk wave B terlebih dahulu. Setelahnya, BEST rentan terkoreksi kembali untuk membentuk wave C ke area 140-155.
Sell on strength: 170-180

ADRO, JPFA, ICBP
Pada kesempatan terpisah, analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang merekomendasikan buy TBIG, SSIA, MAPI, MIKA, ADRO, JPFA, ICBP, PGAS, MBAP, dan ACES. 

"Setelah selama 2 hari IHSG turun 125,13 poin (2,5%), Rabu ini ada harapan IHSG mengalami rebound alias menguat terbatas, seiring berbalik arahnya DJIA di bursa New York, setelah semalam ditutup menguat sebesar 0,52%, didorong penguatan saham berbasis retail dan teknologi," paparnya.

Sentimen positif juga datang dari kembali menguatnya harga komoditas coal sebesar 0,60% mendekati US$ 60 per ton sehingga investor bisa fokus terhadap saham MBAP, ADRO, ITMG, PTBA, dan HRUM.

"Lebih lanjut, sentimen positif datang dari penguatan harga komoditas nikel dan timah," imbuhnya.

Ia juga memaparkan jumlah korban yang terjangkiti dan tewas akibat Covid-19 mencapai angka tertinggi kembali. Pada Selasa kemarin ada penambahan sekitar 4.071 orang (naik 1,63%) terjangkiti Covid-19, sehingga sejauh ini korban terjangkiti Covid-19 mencapai 252.923 orang di Indonesia.

Penambahan korban tewas di hari Selasa sebanyak 160 orang (naik 1.65%), sehingga jumlah korban tewas sudah mencapai total 9.837 orang, dan menuju 10.000 orang tewas dalam waktu dekat ini (fatality rate sebesar 3,89%, berdasarkan data Worldometers).

 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN