Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Papan bursa saham di Bursa Efek Riyadh, Arab Saudi (Tadawul) memperlihatkan Aramco telah mencatatkan IPO pada 3 November 2019. ( Foto: AFP / FAYEZ NURELDINE )

Papan bursa saham di Bursa Efek Riyadh, Arab Saudi (Tadawul) memperlihatkan Aramco telah mencatatkan IPO pada 3 November 2019. ( Foto: AFP / FAYEZ NURELDINE )

LISTING PERDANA

Mulia Boga Bidik Laba Bersih Rp 90 Miliar

Thereis Love Kalla, Senin, 25 November 2019 | 17:02 WIB

JAKARTA, Investor.id -

PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) membidik pertumbuhan pendapatan dan laba bersih menjadi Rp 950 miliar dan Rp 90 miliar hingga akhir 2019. Sedangkan pertumbuhan pendapatan tahun depan diharapkan naik sebesar 10%.

Sekretaris Perusahaan Mulia Boga Raya Fridolina Alexandra Liliana mengatakan, target pertumbuhan kinerja keuangan tersebut didukung atas tingginya permintaan keju di pasar Indonesia. Bahkan, perseroan menyiapkan sejumlah strategi untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi tersebut.

"Karena peminat keju di pasar Indonesia masih tumbuh besar, kami akan terus berekspansi di pasar domestik," ungkapnya seusai pencatatan saham perdana KEJU  (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/11).

Hingga September 2019, perseroan sudah membukukan pendapatan sekitar Rp 800 miliar dengan laba sekitar Rp 60 miliar. Pencapaian tersebut didorong oleh penjualan produk baru. "Salah satu produk penopang kenaikan kinerja berasal dari penjualan Gold Slice," ujarnya.

Pertumbuhan tersebut direalisasikan dengan menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 45 miliar yang di alokasikan untuk modal kerja kegiatan operasional perseroan tahun inin. "Hingga saat ini baru terserap Rp 30 miliar," tandasnya.

Perseroan sebelumnya telah menggelar IPO dengan menghimpun dana sebesar Rp 75 miliar. Mulia Boga Raya melepas 100 juta sahamnya dengan harga penawaran RP 750. Bersamaan dengan IPO, perseroan juga menerbitkan saham baru dalam rangka pelaksanaan Obligasi Wajib Konversi sejumlah 200 juta saham biasa.

Terkait dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) saham, dia mengatakan, bakal dimanfaatkan untuk meningkatkan utilisasi pabrik guna menaikkan kapasitas produksi.  

Sementara pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) ditutup menguat hingga mengalami penolakan otomatis (auto reject) batas atas setelah menguat Rp 375 (50%) menjadi Rp 1.125 pada perdagangan hari ini, Rabu (25/11).

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA