Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Net Buy Akhir Pekan Capai Rp 664,79 Miliar, Pemodal Asing Kembali Borong BBRI

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:22 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing tetap merealisasikan pembelian bersih (net buy) di pasar reguler senilai Rp 664,79 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang akhir pekan ini, Jumat (15/10), menguat tipis 7,23 poin (0,11%) menjadi 6.633,34.

Net buy melanda sejumlah saham, seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 734,96 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak Rp 90,60 miliar, PT BRI Agroniaga Tbk (AGRO) Rp 53,70 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 41,35 miliar, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 34,60 miliar.

Sedangkan lima saham yang membukukan penjualan bersih (net sell), yaitu saham PT Unilever Indonesai Tbk (UNVR) Rp 127,34 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 57,65 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 50,09 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 46,93 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 40,77 miliar.

Penguatan indeks menjelang penutupan dipicu atas kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 0,66%, sektor properti dan real estat 0,86%, sektor infrastruktur 0,60%, dan sektor keuangan 0,53%. Sedangkan penurunan melanda saham sektor transportasi dan logistik 0,99%, consumer non cyclicals 0,38%, dan saham kesehatan 0,64%.

Di tengah penguatan tipis IHSG, keempat saham ini berhasil auto reject atas (ARA) PT Indo Straits Tbk (PTIS) naik Rp 70 (24,82%) menjadi Rp 352, PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) naik Rp 185 (24,50%) menjadi Rp 940, PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) menguat Rp 56 (24,56%) menjadi Rp 284, dan PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) menguat Rp 52 (24,30%) menjadi Rp 266.

Sedangkan penurunan terdalam melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA), PT Arkadia Digital media Tbk (DIGI), PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE), dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN