Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pekerja berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

“Net Buy” Saham Rp 469,54 Miliar, Asing Borong TLKM Senilai Rp 609,31 Miliar

Selasa, 23 Februari 2021 | 15:25 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/2), ditutup menguat 17,5 poin (0,28%) menjadi 6.272,81. Indeks bergerak dalam rentang 6.241,95-6.279,14 dengan nilai transaksi Rp 12,29 triliun. Sedangkan pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham did semua pasar hingga Rp 469,54 miliar.

Penguatan indeks didukung lonjakan saham sektor infrastruktur mencapai 4,66%, sektor aneka indusri megnuat 0,72%, sektor pertanian naik 0,63%. Sedangkan penurunan terdalam dicatatkan saham sektor pertambangan 1,31%, sektor konstruksi 1,05%, serta saham sektor perdagangan dan jasa 0,91%.

Sejumlah saham yang mencatatkan pembelian bersih oleh investor asing, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 609,31 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) capai Rp 96 miliar, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp 91,70 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebanyak Rp 42,45 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) hingga Rp 32,99 miliar.

Aksi beli asing tersebut memicu kenaikan harga sejumlah saham tersebut, khususnya saham TLKM melonjak Rp 300 (9,46%) menjadi Rp 3.470. Sedangkan saham ANTM justru turun Rp 10 menjadi Rp 2.940. Begitu juga dengan saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang mencatatkan net buy asing Rp 4,21 miliar justru mengalami penurunan harga Rp 750 (6,88%) menjadi Rp 10.150.

Sedangkan lima saham dengn nilai penjualan bersih (net selling) terbanyak investor asing, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 133,97 miliar, PT Harum Energy Tbk (HRUM) capai Rp 51,62 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) sebanyak Rp 45,79 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) hingga Rp 30,20 miliar, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 29,99 miliar.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN