Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Net Sell Berlanjut, Asing Masih Agresif Lepas Saham Bank

Jumat, 13 Mei 2022 | 15:27 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id -Pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham di seluruh pasar hingga Rp 2,29 triliun. Dengan demikian, sepekan ini terjadi net sell oleh investor asing yang difokuskan pada saham-saham bank.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/5), ditutup turun tipis 1,85 poin (0,03%) menjadi 6.597,99. Penurunan tersebut menjadikan indeks sepekan ini mengalami penurunan hingga 631 poin atau mencapai 8,8%.

Baca juga: Aksi Jual Saham Keuangan dan Teknologi Berlanjut, IHSG Ditutup Turun Tipis

Net sell melanda saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) senilai Rp 719,76 miliar melalui crossing saham di pasar negosiasi dari investor asing ke pemodal domestik. Berikutnya saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 586,83 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 351,38 milliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 307,37 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 271,18 miliar.

Sebaliknya net buy melanda saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mencapai Rp 103,41 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 77,48 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 58,86 miliar, PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS) Rp 54,68 miliar, dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp 48,25 miliar.

Penekan utama penurunan indeks berasal dari saham sektor perbankan dan teknologi. Hari ini, saham sektor teknologi terjerembab 3,81% dan sektor keuangan turun 0,92%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 2,10%. sektor consumer non cyclicals 2,07%, serta sektor properti dan real estat 2,2%.

Sedangkan besar indeks bursa saham Asia, seperti indeks Nikkei naik 664,6 poin, Hang Seng menguat 438,2 poin, dan Strait Times naik 39,6 poin.

Baca juga: Mengapa Pasar Saham Terus Terjun, Ini Alasannya

Berikut lima saham dengan kenaikan harga tertinggi akhir pekan ini, yaitu saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) naik Rp 68 (24,29%) menjadi Rp 348, PT Tanah Laut Tbk (INDX) naik Rp 60 (23,06%) menjadi Rp 320, PT Lautan Luas Tbk (LTLS) naik Rp 190 (17,27%) menjadi Rp 1.290, PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) naik Rp 90 (14,63%) menjadi Rp 705, dan PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) melemah Rp 48 914,04%) menjadi Rp 390.

Sedangkan lima saham dengan penurunan harga terdalam hingga auto reject bawah (ARB), yaitu saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT WIR Asia Tbk (WIRG), dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN