Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas kebersihan beraktivits di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petugas kebersihan beraktivits di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Net Sell Masih Berlanjut, Asing Lepas BBCA, BSIM, dan ARTO

Kamis, 27 Januari 2022 | 15:20 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham di seluruh pasar hingga Rp 170,55 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/1), ditutup naik 10,34 poin (01,6%) menjadi 6.611,16.

Net sell terbanyak melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 61,37 miliar, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) sebanyak Rp 59,77 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencapai Rp 52,58 miliar, PT Adisarana Armada Tbk (ASSA) Rp 50,85 miliar, PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 49,13 miliar.

Sedangkan beberapa saham yang mencatatkan net buyterbanyak di pasar reguler terdiri atas saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 152,14 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 34,25 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 23,25 miliar, PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS) Rp 17,71 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 16,12 miliar.

Baca juga: IHSG Berbalik Naik, Enam Saham Auto Reject Atas

Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor transportasi dan logistik 2,07%, sektor energi 1,36%, sektor material dasar 0,45%, sektor industri 3,66%, dan sektor keuangan 0,4%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor 1,50%, sektor teknologi sebesar 1,18%, sektor properti dan real estat sekitar 0,84%, dan sektor properti dan real estat 0,84%, serta sektor consumer non cyclicals 0,33%.

Meski IHSG melemah, keempat saham ini berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) naik Rp 29 (34,52%) menjadi Rp 113, PT Net Visi Media Tbk (NETV) naik Rp 66 (25%) menjadi Rp 330, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik Rp 120 (25%) menjadi Rp 600, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) naik Rp 82 (24,55%) menjadi Rp 416, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik Rp 860 (24,93%) menjadi Rp 4.310, dan PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) menguat Rp 50 (24,27%) menjadi Rp 256.

Sedangkan beberapa saham yang mencatatkan penurunan terdalam, yaitu saham PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI), PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA), PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT), PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU), dan PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN