Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT PP (persero) Tbk (PTPP) melaksanakan groundbreaking ceremony pembangunan proyek Bendungan Tamblang di Bali, Rabu (12/08). Proyek senilai Rp 769 miliar tersebut akan dikerjakan dalam jangka waktu 48 bulan atau ditargetkan rampung pada 2022.

PT PP (persero) Tbk (PTPP) melaksanakan groundbreaking ceremony pembangunan proyek Bendungan Tamblang di Bali, Rabu (12/08). Proyek senilai Rp 769 miliar tersebut akan dikerjakan dalam jangka waktu 48 bulan atau ditargetkan rampung pada 2022.

Nilai Proyek Rp 769 Miliar, PP 'Groundbreaking' Bendungan Tamblang di Bali

Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:35 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT PP (persero) Tbk (PTPP) melaksanakan groundbreaking ceremony pembangunan proyek Bendungan Tamblang di Bali, Rabu (12/08). Proyek senilai Rp 769 miliar tersebut akan dikerjakan dalam jangka waktu 48 bulan atau ditargetkan rampung pada 2022.

Acara groundbreaking tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida Kementerian PUPR Maryadi, Gubernur Bali I Wayan Koster, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, SVP Divisi Infrastruktur 2 Pande Ketut, GM Divisi Infrastruktur 2 Apri Setiawan, dsb.

Dirut PP Novel Arsyad mengatakan, proyek pembangunan Bendungan Tamblang yang berlokasi di Desa Sawan dan Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, tersebut bersumber dari pembiayaan APBN. Proyek yang dimiliki Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Bali Kementerian PUPR ini akan dikerjakan dalam jangka waktu 48 bulan secara multiyears.

Perseroan menggandeng PT Adi Jaya untuk menggarap proyek bendungan seluas 59,79 hektare dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO). “Bendungan Tamblang ini nantinya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian seluas 588 hektare dan menjadi pengendali banjir dengan retensi 0,4-0,5% terhadap puncak banjir,” ujar Novel melalui keterangan resmi diterima Investor Daily di Jakarta, (12/8).

proyek pembangunan Bendungan Tamblang yang berlokasi di Desa Sawan dan Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, tersebut bersumber dari pembiayaan APBN. Proyek yang dimiliki Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Bali Kementerian PUPR ini akan dikerjakan dalam jangka waktu 48 bulan secara multiyears.
proyek pembangunan Bendungan Tamblang yang berlokasi di Desa Sawan dan Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, tersebut bersumber dari pembiayaan APBN. Proyek yang dimiliki Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Bali Kementerian PUPR ini akan dikerjakan dalam jangka waktu 48 bulan secara multiyears.

Bendungan ini juga bermanfaat sebagai penyedia air baku sebanyak 510 liter per detik untuk kebutuhan Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan. Selain itu, bendungan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai kawasan wisata air yang dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar bendungan.

Proyek bendungan ini ditargetkan dapat rampung pada tahun 2022 dan dapat digunakan untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) sebesar 0,538 MW (2x269 kwh). Bendungan tersebut memiliki kapasitas tampungan air sekitar 7,6 juta meter kubik dengan tinggi bendungan dari dasar sungai mencapai 68 meter.

Novel menambahkan, proyek Bendungan Tamblang merupakan satu dari sebanyak 65 proyek bendungan yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan menjadi salah satu priortas dari Program Nawa Cita Presiden Joko Widodo.

Lingkup pengerjaan perseroan di proyek ini terdiri atas pekerjaan persiapan, pekerjaan galian jalan masuk dan inspeksi, pekerjaan jalan masuk (access road), pekerjaan jalan inspeksi, pekerjaan terowongan pengelak, pekerjaan bendungan utama, pekerjaan bangunan pelimpah, pekerjaan bangunan pengambilan, pekerjaan hidromekanikal, pekerjaan bangunan fasilitas.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN