Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sari Roti. Foto: Defrizal

Sari Roti. Foto: Defrizal

Nippon Indosari Bakal Tambah 2 Pabrik Baru Tahun 2020

Kamis, 31 Oktober 2019 | 14:13 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor. Id — PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) akan membangun 2 pabrik baru di Banjarmasin-Kalimantan Selatan dan Pekanbaru-Riau. Pembangunan kedua pabrik tersebut ditargetkan selesai 2020.

VP Investor dan Public Relation Nippon Indosari Hadi Susilo mengatakan, pembangunan 2 pabrik tersebut  akan menggunakan dana belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2020 dengan tot Rp 400 miliar. “Sebagian besar belanja modal kami tahun depan akan digunakan untuk pembangunan pabrik baru tersebut,” ujarnya saat penyelenggaraan public expose, (31/10).

Terkait pemilihan lokasi Banjarmasin dan Pekanbaru sebagai tempat untuk pembangunan 2 pabrik baru, Hadi menjelaskab, kedua lokasi tersebut memiliki keuntungan yang dapat membantu bisnis perseroan. Dengan luasnya Kalimantan dan memiliki banyak kekayaan, sehingga dinilai memiliki demand yang baik. 

Sedangkan untuk Riau dimanfaatkan oleh emiten berkode saham ROTI ini untuk memperkuat jalur distribusi. “Sebagaimana kita juga sudah hadir di Medan, dan Palembang. Sehingga penempatan di Pekanbaru akan membantu fasilitas produksi dan distribusi,” ujar Hadi.

Pendanaan belanja modal senilai Rp 400 miliar bersunber dari hasil right issue yang dilakukan oleh perseroan pada tahun 2017. “Dari aksi itu, kami memperoleh dana sebesar Rp 1,4 triliun. Dana itu akan  dimanfaatkan untuk belanja modal dan bangun pabrik,” ungkap Hadi.

Dari sisi laporan keuangan, emiten berkode saham ROTI membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 211,7 miliar hingga September 2019 atau tumbuh 105,8%, dibandingkan periode sama tahun lalu yang memperoleh Rp 102,9 miliar.

Direktur perseroan Arlina Sofia mengatakan, peningkatan didukung pertumbuhan penjualan sebesar 24% menjadi  Rp 2,463 triliun atau sampai kuartal III-2019. “Meningkatnya penjualan kami didukung peningkatan volume penjualan di Indonesia dan Filipina,” ujarnya.

Kenaikan penjualan juga didukung oleh jaringan distribusi perseroan yang telah mrncapai 94 ribu outlet titik penjualan di kanal tradisional dan modern. Hingga kuartal III-2019 penjualan melalui kanal tradisional  mencapai Rp 565 miliar atau tumbuh 45%. Sedangkan kontribusi terbesar tetap dari kanal modern yang memperoleh Rp 1,79 triliun atau tumbuh 18%.

Perseroan juga membukukan laba bruto sebesar Rp 1,366 triliun serta mempertahankan margin laba bruto yakni 55,5%. Secara total aset pada periode 30 September 2019 berhasil membukukan Rp 4,53 triliun, tumbuh 3,18% dari periode 30 Desember 2018 yang memperoleh Rp 4,39 triliun.

Saat ini, perseroan mengoprasikan 14 pabrik dengan sebaran 13 pabrik berada di Indonesia dan 1 Pabrik berlokasi di Filipina yang memiliki kapasitas 5 juta roti per hari. 

Terkait ekspansi bisnisnya di Filipina, perseroan melakukan join venture (JV) dengan perusahaan di negara tersebut yakni Sarimonde Food Corporation dengan kepemilikan NIC 55% dan Monde Nissin 45%.

Perseroan memilih Filipina sebagai ekspansi bisninya karena masyarakat middle class memiliki income yang meningkat dan konsumsi roti yang besar sebab dipengaruhi budaya Amerika dan Spanyol. “Pabrik di Filipina sudah berjalan sejak April 2018, hingga saat ini sudah memperoleh penjualan Rp 90 miliar tumbuh 50% dibandingkan tahun lalu Rp 60 miliar,” ujar Hadi.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN