Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sari Roti. Foto: IST

Sari Roti. Foto: IST

Nippon Indosari Pakai 45% Capex Kejar Penyelesaian Pabrik Baru

Minggu, 6 September 2020 | 08:16 WIB
Thereis Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) terus mengejar target penyelesaian pembangunan pabrik barunya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Pekanbaru, Riau. Untuk proyek tersebut, perseroan telah menyerap anggaran belanja modal (Capital expenditure/ capex) sebesar Rp 182 miliar hingga semester I-2020.

Head Investor and Public Relations Nippon Indosari Corpindo Hadi Susilo menjelaskan, pihaknya menyiapkan capex sebesar Rp 400 miliar untuk tahun kerja tahun ini. Dengan demikian sepanjang semester I-2020, perseroan telah menggunakan 45% dari total capex yang dianggarkan.

“Progres pembangunan pabrik barunya sudah mencapai 45% dari target akhirnya, penyelesaiannya 100% di bulan November-Desember 2020,” jelas Hadi dalam paparan publik virtual baru-baru ini.

Menurut Hadi, dua pabrik baru tersebut nantinya akan turut mendorong pertumbuhan perseroan di kemudian hari. Rencananya pabrik baru di Banjarmasin, tidak hanya untuk mensuplai kebutuhan di Kalimantan Selatan, namun dapat menggarap potensi pasar baru hingga Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Pontianak. 

Sementara itu, pabrik di Pekanbaru akan mengincar pangsa pasar baru di Jambi sampai dengan Sumatera Barat. Meski sudah memiliki pabrik di Medan, dan Palembang, keberadaan pabrik baru di Pekanbaru akan melengkapi eksistensi perseroan di Sumatera.

Perseroan saat ini mengoperasikan 14 pabrik dengan sebaran 13 pabrik berlokasi strategis di Indonesia dan satu pabrik di Filipina dengan total kapasitas produksi lima juta roti per hari.

Hadi menjelaskan, perseroan akan fokus untuk melakukan penetrasi dan penjualan ke daerah-daerah perumahan dan juga daerah sekitar pabrik baru yang belum lama dibuka. Perseroan membuka pabrik baru di Balikpapan dan Gresik pada Juni 2019.        

“Kesempatan kami membuka potensi penjualan, di daerah baru untuk kanal modern maupun kanal tradisional, ini yang terus mendukung penjualan Sari Roti,” jelasnya.

Hingga paruh pertama 2020, perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp1,67 triliun, meningkat 5,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,58 triliun. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat mencapai Rp 91,44 miliar, terkoreksi 9,86% dari sebelumnya Rp 101,45 miliar pada periode sama tahun lalu.

Direktur Nippon Indosari Corpindo Arlina Sofia mengungkapkan, peningkatan penjualan didukung dengan pertumbuhan signifikan pada kanal tradisional hingga 30% secara tahunan menjadi Rp 455 miliar setelah penerapan strategi proaktif menangkap potensi pasar khususnya di area pemukiman dengan memperkuat sebaran 40.000 titik penjualan (point of sales) serta meluncurkan layanan pesan antar melalui aplikasi WhatsApp maupun Chatbot.

Sementara itu, kanal modern (modern trade) tetap menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan semester pertama tahun 2020 dengan membukukan Rp1,17 triliun penjualan dari 35.000 gerai minimarket, supermarket, dan hypermarket di seluruh Indonesia.

"Bahkan setelah beban depresiasi, bunga pinjaman, dan pajak, perseroan tetap dapat menjaga profit margin yang sehat pada kisaran 5,5%. Hingga akhirnya membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp91,44 miliar," ujarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN