Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Permata.

Bank Permata.

OCBC Dikabarkan Tertarik Akuisisi Bank Permata, Apa Kata Astra?

Gita Rossiana, Rabu, 14 Agustus 2019 | 21:44 WIB

JAKARTA, investor.id – Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC) Singapura dikabarkan mengaku tertarik untuk mengakuisisi 90% saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) senilai US$ 1,9 miliar.

Menurut sumber yang dikutip Bloomberg, OCBC akan membeli saham Bank Permata dari PT Astra International Tbk (ASII) dan Standard Chartered selaku pemegang saham pengendali. Per Agustus 2019, kedua pemegang saham tersebut memiliki masing-masing 44,56% saham Bank Permata.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Head of Corporate Communication Astra International Boy Kelana mengatakan, pihaknya tidak akan menanggapi rumor yang berkembang di pasar. “Saat ini, fokus kami untuk meningkatkan kinerja Bank Permata dan memastikannya kembali sehat. Semua informasi atau fakta material tentang Bank Permata akan disampaikan kepada publik sesuai peraturan yang berlaku," kata dia kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (14/8).

Secara terpisah, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) Parwati Surjaudaja mengatakan, pihaknya tidak dalam posisi untuk memberikan komentar mengenai kabar yang berkembang di pasar tentang OCBC Group. "Adapun Bank OCBC NISP fokus untuk mencapai pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Kami telah mempersiapkan berbagai strategi untuk hal tersebut," jelas dia.

Sementara itu, Bank Permata belum juga memberikan tanggapan mengenai kabar tersebut. Sedangkan Standard Chartered pada Februari silam mengatakan bahwa investasi di Bank Permata bukan termasuk prioritas perusahaan dan memberikan sinyal untuk menjual sahamnya.

Sebelumnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dikabarkan berniat mengakuisisi Bank Permata. Namun, hal tersebut batal karena tidak adanya kesepakatan mengenai harga jual antara Bank Mandiri dengan kedua pemegang saham pengendali.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan, batalnya Bank Mandiri mengakuisisi Bank Permata bukan merupakan hal yang patut dikhawatirkan. Pasalnya, masih banyak pihak lain yang bisa menggantikan posisi Bank Mandiri untuk mengakuisisi Bank Permata.

Selain Bank Mandiri, dua lembaga keuangan asal Jepang juga dikabarkan berminat untuk mengakuisisi Bank Permata. Dua lembaga tersebut adalah Mizuho Financial Group dan Sumitomo Mitsui Financial Group.

Dari sisi kinerja, Bank Permata membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 711,39 miliar pada semester I-2019, meningkat 146,29% dibandingkan periode sama 2018 yang mencapai Rp 288,84 miliar. Laba ini berasal dari pendapatan operasional yang mencapai Rp 3,66 triliun. Sedangkan beban operasional tercatat sebesar Rp 2,7 triliun.

Perseroan juga membukukan aset Rp 147,77 triliun. Nilai tersebut menurun dibandingkan Juni 2018 yang mencapai Rp 152,89 triliun. Sementara, ekuitas tercatat Rp 23,31 triliun, meningkat dibandingkan Desember 2018 yang mencapai Rp 22,45 triliun.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA