Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Capital Market Summit & Expo 2019. Foto: Farid Firdaus

Capital Market Summit & Expo 2019. Foto: Farid Firdaus

CAPITAL MARKET SUMMIT & EXPO 2019

OJK Yakin Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp 190 T pada 2020

Jumat, 23 Agustus 2019 | 11:49 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 190 triliun pada 2020. Sepanjang tahun berjalan ini (year to date/ytd), penghimpunan dana di pasar modal melalui penerbitan saham perdana, obligasi, dan rights issue telah mencapai Rp 112,4 triliun. 

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, secara year to date, dana kelolaan manajer investasi telah tumbuh 7,6% atau menembus Rp 805 triliun. Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga telah kedatangan 29 emiten baru. 

“Di tengah dinamika ekonomi global dan era pelonggaran ekonomi, maka ini menjadi momentum yang bagus pasar modal untuk bergerak lebih agresif. Kita lihat, total net buy asing di pasar saham secara year to date mencapai Rp 61,1 triliun,” jelas Wimboh dalam acara pembukaan Capital Market Summit & Expo 2019 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (23/8).

Pada kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pihaknya mengapresiasi sejumlah pencapaian yang dibukukan sejak 42 tahun diaktifkannya pasar modal Indonesia.

Ketika 1977, kata Darmin, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia hanya sekitar Rp 2,73 miliar. Kini, nilai itu tumbuh 2.600 kali atau secara nilai sebesar Rp 7.173 triliun. Jumlah investor juga semakin bertumbuh, yang kini lebih dari 1,49 juta single investor identification (SID).

Data BEI per 8 Agustus 2019 menyebutkan, investor saham sudah mencapai 995.256 SID, investor reksa dana 1,39 juta SID, dan 272.219 merupakan SID Surat Berharga Negara (SBN).

Lebih lanjut, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani mengatakan, industri pasar modal diharapkan mampu meningkatkan kreativitasnya dalam menciptakan instrumen investasi baru. Seiring dengan langkah pemerintah dalam menciptakan berbagai instrumen penerbitan surat utang.

“Selain itu, dengan perkembangan teknologi digital, maka transaksi pun akan terekam, dimana data-data tersebut sangat berharga. Saya harap pasar modal Indonesia mampu menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menjaga kerahasiaan data tersebut,” ujar dia.

 

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN