Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT PP Presisi Tbk. Foto: Perseroan.

PT PP Presisi Tbk. Foto: Perseroan.

Optimisme Di Tengah Pandemi, PP Siapkan Sejumlah Strategi

Kamis, 8 April 2021 | 17:50 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) telah menyusun dan menetapkan berbagai strategi guna menopang performas di tengah pandemi Covid-19. Strategi tersebut bertujuan untuk menciptakan kontinuitas pertumbuhan kinerja keuangan ke depan.

Sekretaris Perusahaan Yuyus Juarsa mengatakan, guna menjalankan visi perusahaan yang unggul, bersinergi, dan berkelanjutan, PP menyusun berbagai strategi jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang. Strategi ini telah dituangkan dalam buku Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2021.

“Strategi jangka pendek berorientasi kepada lima prioritas Kementerian BUMN, yaitu nilai ekonomi dan sosial, inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, peningkatan investasi, dan pengembangan talenta,” ujarnya melalui siaran pers diterima Investor Daily di Jakarta, Kamis (8/4).

Harga saham dalam satu dekade terakhir, prospek PTPP, dan kinerja keuangan PTPP
Harga saham dalam satu dekade terakhir, prospek PTPP, dan kinerja keuangan PTPP

Dalam sektor nilai ekonomi dan sosial, dia mengatakan, perseroan memfokuskan pada segmen champion (seaport dan power renewables). Dalam inovasi model bisnis, perseroan akan melakukan penyelarasan sistem induk dan anak perusahaan. Sedangkan dalam dalam kepemimpinan teknologi, PP akan mempercepat pengembangan smart construction technology. Sementara itu, Perseroan juga akan mengembangkan global talent readiness program di bidang SDM.

Sedangkan strategi jangka menengah dan jangka panjang bertujuan untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan perseroan. Menurut dia, strateginya terdiri atas memperluas kepemimpinan, investasi (perputaran nilai), penyelarasan lini bisnis, dan memperkuat kapabilitas perusahaan.

Perseroan juga akan menerapkan beberapa strategi atau kebijakan bisnis, yaitu transformasi portofolio bisnis, transformasi unit bisnis, transformasi organisasi, transformasi tata kelola binis, dan transformasi pengelolaan inovasi, teknologi dan corporate knowledge.

Dalam bidang investasi, Yuyus mengatakan, PP akan memfokuskan selective investment, yaitu proyek-proyek investasi yang memiliki BEP cepat akan menjadi prioritas perusahaan saat ini. Perseroan menerapkan smart recycling asset difokuskan kepada proyek-proyek jalan tol yang telah diselesaikan pembangunannnya dan memiliki profitabilitas yang baik. Hasilnya akan digunakan Kembali untuk membiayai proyek-proyek investasi berikutnya yang memiliki nilai profitabilitas lebih menguntungkan.

Selama masa pandemi Covid-19, dia mengatakan, banyak perusahaan mengubah cara menjalankan bisnis dan mendaur ulang rencana bisnisnya. Hal ini juga dilaksanakan perseroan untuk dapat bertahan dan bangkit di masa pandemi ini. “Banyak sekali sektor usaha yang terdampak akibat pandemi Covid-19, termasuk dunia konstruksi. Oleh karena itu, perseroan telah menuangkan berbagai kebijakan strategi untuk jangka pendek, menengah, dan panjang,” ujar Yuyus.

Bersifat Sementara

PP, ungkap dia, meyakini kondisi perusahaan akibat pandemi Covid-19 hanya bersifat sementara. Perseroan sebagai salah satu perusahaan BUMN di Indonesia tentunya telah memiliki strategi jitu dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini yang dituangkan dalam business continues plan (BCP) untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan.

Paparan publik PT PP melalui zoom, Kamis (27/8).
Paparan publik PT PP melalui zoom, Kamis (27/8).

Dia menambahkan, adanya dukungan pemerintah terhadap pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19, seperti kebijakan pemberian insentif dalam pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) sektor properti dan penurunan tarih PPh Final atas jasa konstruksi akan memberikan optimisme tersendiri bagi perseroan.

Selain itu, Kementerian BUMN turut mendukung program pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 dengan menggalakkan vaksinasi secara massif kepada masyarakat dan karyawannya. Dimana hal tersebut merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk meminimalisir dampak Covid-19. “Dengan beberapa stimulus positif yang dijalankan pemerintah tersebut diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi nasional sehingga turut berdampak positif dalam kegiatan usaha perseroan,” ungkap Yuyus.

Terkait realisasi kinerja keuangan perseroan tahun lalu, Yuyus mengatakan, terbilang cukup baik. Sebab, dalam kondisi wabah, perseroan masih dapat membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 266 miliar. Raihan tersebut berhasil melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tahun lalu, perseroan membukukan laba kotor dari kinerja operasi sebesar Rp 2,17 triliun. rasio utang berbunga masih berada di level 1,32x dari 2,5x covenant. Hal tersebut mencerminkan bahwa rasio utang perseroan masih jauh di bawah covenant (batas utang) yang ditetapkan oleh perbankan.

“Hal tersebut menjadi keyakinan tersendiri bagi perusahaan untuk terus optimis di masa pandemi Covid-19 ini. Perseroan juga telah menetapkan kinerja di tahun 2021 ini dapat bertumbuh dibandingkan realisasi tahun sebelumnya,” terangnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN