Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Orias Petrus Moedak. Foto: IST

Orias Petrus Moedak. Foto: IST

Orias Petrus Moedak Ramaikan Bursa Calon Dirut BEI, Apa Kata Analis?

Selasa, 18 Januari 2022 | 08:17 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Chief Executive Officer at PT Elkoranvidi Indonesia Investama Fendi Susiyanto mengatakan, siapa pun yang terpilih nanti menjadi direksi baru Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan orang-orang yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Adapun Orias Petrus Moedak sebagai salah satu kandidat sudah masuk pada kriteria tersebut. Ini juga sesuai dengan poin 7 sampai 9 persyaratan sebagai direktur BEI.

Baca juga: Mantan CEO MIND ID Orias Petrus Moedak Mencalonkan Diri Jadi Dirut BEI

“Orias Petrus Moedak sudah malang melintang pada dunia ini, dengan menjadi direktur keuangan lebih dari lima tahun pada perusahaan-perusahaan besar seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA) (2017-2018), PT Inalum (April-Desember 2018), dan MIND ID,” jelas Fendi kepada Investor Daily, Senin (17/1).

Untuk diketahui, selain beberapa posisi d iatas, Orias juga sempat menjadi Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III (2014-2016), Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (2016-2017), dan juga menjadi Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (2018-2019).

Fendi menambahkan, ada beberapa tantangan yang akan dihadapi oleh para direksi terpilih dari mulai yang paling bawah seperti aspek dasar hingga teknis operasional. Antara lain, seperti kemampuan pengembangan pasar modal, terkait regulasi dari segi perdagangan, hingga perlindungan investor ataupun isu besar lainnya.

“Karena, ke depan pasar modal akan dihadapkan dengan perubahan yang signifikan mulai dari digitalisasi, market extension, hingga kriptokurensi dan turunannya,” ujar dia.

Dari segi teknis, perlindungan investor masih menjadi isu besar yang menjadi pekerjaan rumah dari BEI. Di mana faktanya masih banyak investor ataupun trader yang sering terjebak pada permasalahan di pasar modal. Ini akan menjadi tantangan bagi direksi baru dalam memberikan solusi proaktif yang akan meningkatkan pertumbuhan investor lebih masif lagi dalam masa yang akan datang.

Baca juga: BEI Optimistis Perusahaan Unicorn Ada yang Listing Lagi Tahun Ini

Selanjutnya, integrasi antara pasar modal dan pasar keuangan juga jadi sorotan dari Fendi. Ia berharap, pasar modal Indonesia mampu berintegrasi dengan ekosistem pasar keuangan yang ada saat ini dan mampu menjadi jembatan bagi para perusahaan berskala besar seperti unicorn yang berniat untuk menjadi perusahaan terbuka.

“Bagaimana BEI dapat lebih antisipatif ketimbang responsif, aturan yang ada soal perusahaan besar masih terkesan kurang siap dan menjadi hambatan,” pungkasnya.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN