Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Martinus Soesilo, Presiden Direktur PT Panca Mitra Multiperdana. Foto: Investor Daily/DEFRIZAL

Martinus Soesilo, Presiden Direktur PT Panca Mitra Multiperdana. Foto: Investor Daily/DEFRIZAL

Panca Mitra Multiperdana Raih Kontrak Penjualan Senilai US$ 90 Juta

Senin, 1 Maret 2021 | 13:12 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id —  PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) telah memperoleh kontrak penjualan produk udang senilai US$ 90 juta dari para konsumen, terutama berdomisili di Amerika Serikat (AS) dan Jepang hingga Februari 2021.

Sekretaris Perusahaan Panca Mitra Multiperdana Christian Jonathan Sutanto mengatakan, tahun ini, perseroan menargetkan peningkatan volume penjualan sebesar 11% menjadi sekitar 20 ribu ton. “Kami juga menargetkan peningkatan penjulan sebesar 11% menjadi US$ 190 juta tahun ini, sementara untuk laba bersih ditargetkan mencapai US$ 12 juta,” ujar dia dalam keterangan resmi, di Jakarta, Senin (1/3).

Dia menambahkan, peningkatan penjulana tersebut diikuti dengan upaya perseroan untuk menciptakan produk value added varian baru, seperti garlic butter marinated shrimp, produk udang olahan ready to cook yang telah mulai diekspor perseroan pada Februari 2021.

Untuk diketahui, permintaan ekspor udang Indonesia ke AS sedang mengalami peningkatan. Hal ini merupakan peluang besar bagi perseroan untuk meningkatkan penjualan ekspornya, terutaman ke AS. Tahun 2020, volume ekspor udang dari Indonesia ke AS meningkat sebesar 20%.

“Indonesia adalah negara eksportir kedua terbesar ke Amerika Serikat. Tahun lalu, kami berhasil mencatatkan ekspor sekitar 14.500 ton ke AS atau naik 23% dari penjualan tahun 2019 sebesar 11.800 ton,” ujar dia.

Di sisi lain, perseroan tengah membangun pabrik ke 8 tahun ini dengan progres yang sudah mencapai 30%. Fasitilas produksi ini ditargetkan selesai sekitar Juli 2021. Pabrik ini berlokasi di Situbondo dan rencananya memproduksi produk value added varian baru, khusususnya produk pre-fried breaded shrimp.

Dari sisi kinerja, Direktur Keuangan Panca Mitra Multiperdana Alin Rostanti menyebutkan, perseroan mampu untuk mencapai target yang telah ditetapkan dengan kenaikan volume penjualan sebesar 20% hingga akhir 2020.

Selain itu, penjualan perseroan ditargetkan mencapai US$ 170 juta pada Desember 2020 atau naik sebesar US$ 27 juta atau 19% dari penjualan Desember 2019 yang tercatat sebesar US$ 142,7 juta. “Saat ini, kami masih dalam proses audit untuk buku Desember 2020, saya perkirakan bulan Maret sudah selesai dan dapat kami publish”, ujar Alin.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, perseroan mampu mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya dengan menerapkan strategi bisnis yang optimal dan didukung oleh kinerja operasional yang tetap baik.

Selain itu, hal tersebut disebabkan pasar perseroan yang mayoritas adalah ritel, dimana selama Pandemi Covid-19 retailer menjadi salah satu industri yang diuntungkan, terutama di Amerika Serikat yang menyerap produk perseroan dan dijual baik secara online dan offline. Mayoritas konsumen lebih memilih untuk berbelanja di supermarket dan retailer serta memasak sendiri produknya, dibandingkan mereka harus pergi ke restoran.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN