Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satau gerai PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Foto:  SP/Joanito De Saojoao.

Salah satau gerai PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Foto: SP/Joanito De Saojoao.

Pandemi Covid-19 Sebabkan Laba Bersih MAP Turun Jadi Rp 27,3 Miliar

Thereis Kalla, Selasa, 30 Juni 2020 | 18:31 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAP) membukukan pendapatan sebesar Rp 4,41 triliun hingga kuartal I-2020 atau naik 1,37% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 4,35 triliun. Laba bersih perseroan terkoreksi 83,6% menjadi Rp 27,3 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 138,2 miliar pada periode sama tahun lalu.

VP Investor Relations & Corporate Communications MAP Group Ratih D. Gianda mengungkapkan, cepatnya penyebaran virus corona  pada bulan Maret, menyebabkan menurunnya tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan, sehingga secara signifikan memberikan dampak pada operasional MAP.

“Sebagai dampaknya, laba usaha menjadi sebesar Rp161,4 miliar, menurun dari Rp286,9 miliar di kuartal pertama 2019, sedangkan EBITDA tumbuh sebesar 57,8% menjadi Rp779,5 miliar,” jelas Ratih dalam keterangan resmi perseroan, Selasa (30/6).

Ratih menambahkan, standar akuntansi baru, yakni PSAK 73 Sewa (IFRS 16 Leases) yang telah diterapkan perseroan, mengakibatkan berkurangnya laba bersih sejumlah Rp30 miliar, menjadi Rp27,3 miliar dari yang seharusnya Rp57,3 miliar.

Fokus utama perseroan, lanjut Ratih, meningkatkan penjualan melalui omni channel, melakukan penghematan melalui sejumlah efisiensi biaya, serta berkomunikasi secara intensif dengan para pemilik merek dan vendor.

“Sebagaimana para pelanggan kami yang beradaptasi dengan keadaan baru, perusahaan memprioritaskan kecepatan dan respons dalam memastikan pelanggan untuk selalu mendapatkan akses terhadap produk dan merek MAP,” katanya.

Menurut Ratih, inisiatif lainnya juga diperkenalkan di tengah pandemi Covid-19, antara lain program Chat & Buy, yaitu layanan berbelanja melalui aplikasi Whatsapp, menambah jalinan kemitraan dengan marketplace dan perusahaan teknologi finansial, serta bekerjasama dengan para influencer digital untuk meningkatkan penjualan dan interaksi dengan publik.

“Di masa yang akan datang, kami juga akan terus memanfaatkan kekuatan atas lebih dari 3,1 juta anggota MAPCLUB. Melalui semua inisiatif ini, pada akhir Maret 2020 penjualan digital MAP mengalami peningkatan lebih dari 100%,” ujar Ratih.

Selain itu, melalui platform Digimap yang dimiliki perseroan, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan perlengkapan digital seperti komputer, telepon genggam, dan aksesoris pelengkapnya untuk memaksimalkan waktu di rumah untuk para konsumen eksekutif dan konsumen muda. 

Sementara itu, Divisi Food & Beverage, seperti Starbucks, Pizza Marzano, Genki Sushi, PAUL Bakery, Burger King dan Domino’s Pizza tetap melayani para pelanggan setianya melalui jasa pengiriman online atau jasa antar sesuai prosedur standar operasional yang berlaku.

Adapun sejak 15 Juni lalu, pemerintah Indonesia secara bertahap telah membuka kembali pusat perbelanjaan, restoran dan destinasi rekreasi sebagai upaya untuk membangun kembali ekonomi yang terimbas dampak pandemi. Untuk mendukung kesehatan dan keselamatan para pelanggan dan karyawan, MAP menerapkan standar keselamatan dan protokol kesehatan yang ketat di seluruh gerai yang dikelolanya.

“Mengingat situasi yang penuh perubahan dan ketidakpastian selama pandemi, kami tidak memberikan panduan keuangan untuk tahun 2020,” jelas Ratih.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN