Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
panorama

panorama

Panorama Fokus Tekan Biaya di Tengah Pandemi Covid-19

Rabu, 15 April 2020 | 16:03 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id -  PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) memfokuskan pemangkasan biaya, restrukturisasi utang, serta menjaga aliran cashflow di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

VP Brand and Communications Panorama Sentrawisata AB Sadewa mengatakan, perseroan sedang memfokuskan pemangkasan biaya-biaya operasional, restrukturisasi utang, serta menjaga aliran cashflow agar tetap lancar. "Kami berharap masa tanggap darurat ini akan segera usai seiring dengan meredanya wabah Covid-19 nanti," jelasnya usai dihubungi Investor Daily di Jakarta, kemarin.

Saat ini, menurut dia, perseroan tetap melayani segmen corporate travel, yakni jasa penyediaan tiket, hotel, car rental, dan hal yg bersifat traveling dengan target korporasi.

"Sepanjang mewabahnya Covid-19 ini, masih banyak perusahaan yang tetap berjalan khususnya di sektor oil & gas, farmasi, keuangan dengan tujuan yang didominasi adalah domestik," ungkapnya.

Hingga akhir 2019, Panorama mencetak kenaikan pendapatan sebesar 3,74% menjadi Rp 4,14 triliun, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 3,99 triliun. Beban-beban lain juga tumbuh senilai Rp 75,56 miliar atau setara dengan peningkatan 35% dari tahun 2018.

Hal ini mengakibatkan rugi bersih perseroan meningkat 14,70% menjadi Rp 44,08 miliar hingga akhir 2019, dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp 38,43 miliar.

"Namun perseroan berhasil menekan beban penjualan sebanyak 29,64% menjadi Rp 25,68 miliar dari tahun sebelumnya Rp 36,5 miliar, yang menyebabkan laba usaha meningkat 57,55% menjadi Rp 58,04 miliar dibanding tahun 2019 Rp 36,84 miliar," tulis manajemen.

Lebih lanjut pada segmen kas dan setara kas emiten yang berkode PANR ini berhasil menunjukan pertumbuhan signifikan, yakni sebesar 243% menjadi Rp 251 miliar, dibandingkan perolehan tahun 2018 sejumlah Rp 73 miliar.

Sementara itu per Desember 2019, total aset perseroan tercatat sejumlah Rp 2,14 triliun yang terdiri dari aset lancar Rp 749 miliar dan aset tidak lancar Rp 1,39 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN