Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wisatwan asing. Foto ilustrasi: panorama-group.com

Wisatwan asing. Foto ilustrasi: panorama-group.com

Panorama Optimistis Bisnis Pariwisata Pulih 2021 Ini

Senin, 1 Februari 2021 | 14:32 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) optimistis pemulihan pariwisata akan terjadi pada tahun 2021 ini. Keyakinan tersebut sejalan dengan dibukanya kembali pembatasan dan terjadinya lagi pergerakan manusia.

Direktur Utama PT Panorama Sentrawisata Tbk Budi Tirtawisata menuturkan, setidaknya ada tiga indikasi positif untuk menuju pemulihan pariwisata.

Pertama, permintaan paket wisata inbound kembali tumbuh. Panorama melalui unit usahanya di sektor inbound mencatat peningkatan aktifitas permintaan paket wisata untuk tahun 2021-2022 khususnya dari pasar Asean dan Eropa.

Bahkan, beberapa mitra biro perjalanan di negara-negara Eropa telah melakukan booking untuk grup-grup yang berangkat di periode summer 2021 (pertengahan tahun) untuk destinasi popular seperti Danau Toba, Jawa, dan Bali.

“Sebelumnya, unit usaha inbound di bawah Panorama yaitu Panorama Destination tidak menerima tamu sejak Maret 2020 akibat penutupan pintu masuk bagi tamu asing dengan tujuan berlibur. Hal ini menjadi tekanan bagi perseroan untuk tetap dapat bertahan di tengah situasi pandemi yang tidak menentu,” kata Budi dalam siaran pers, Senin (1/2).

Kedua, wisata domestik masih menjadi tumpuan. Atas dasar itu, Panorama melalui unit usaha Panorama JTB juga menyiapkan beragam paket dan produk wisata agar dapat menopang dan menjadi salah satu tumpuan perseroan di situasi pandemi.

Produk wisata yang masih tinggi peminatnya adalah staycation dengan menginap di hotel-hotel yang ditawarkan Panorama melalui saluran distribusi yang masih berjalan hingga saat ini. Kemungkinan wisata domestik masih mendominasi di tahun 2021 seiring dengan vaksinasi yang terus dilaksanakan di Indonesia.

“Faktor yang dapat mempengaruhi wisata domestik adalah penerapan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) di beberapa destinasi wisata seperti Malang, Bandung, Yogyakarta, dan Bali,” ujar Budi.

Ketiga, kartu vaksin mempercepat pemulihan pariwisata. Secara resmi Indonesia telah memulai vaksinasi pada tanggal 13 Januari 2021 lalu dimana Presiden Jokowi juga menjadi penerima vaksin pertama Covid-19 sekaligus simbol dimulainya vaksinasi di Indonesia.

Pelaksanaan vaksinasi ini tentunya menjadi harapan agar pergerakan manusia antar wilayah atau negara dapat kembali dibuka, karena melalui vaksin diharapkan risiko orang tertular.Covid-19 lebih kecil sehingga lebih aman karena tidak menyebarkan virus.

Seperti diketahui, World Tourism Organization (UNWTO) dalam laporan akhir tahunnya menyatakan bahwa tahun 2020 merupakan tahun terburuk sejarah pariwisata dunia dengan penurunan perjalanan internasional sebanyak 1 miliar atau turun sebanyak 74% sepanjang tahun 2020. Alhasil, pada kuartal III 2020,

PANR, perusahaan pariwisata yang didukung oleh empat pilar usaha yakni inbound, outbound, media, dan transportasi tersebut mencetak pendapatan Rp 713, 55 miliar dari penghasilan Rp1,61 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Adapun rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk adalah sebesar Rp 103,83 miliar.

Sementara di tahun 2021 ini diproyeksikan akan mulai ada peningkatan perjalanan internasional di kuartal III atau saat musim panas.

“Proyeksi ini didasarkan dengan telah mulai terbentuknya imunitas kolektif suatu negara ataupun destinasi akibat vaksinasi yang dilakukan di awal tahun 2021. Dengan bergerak naiknya perjalanan internasional di kuartal III 2021 diharapkan menjadi titik awal pemulihan pariwisata secara global, dengan indikasi-indikasi komunikasi positif dan booking-an dari mitra travel agent di luar negeri,” ungkap Budi.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN