Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi Bitcoin: IST

Ilustrasi Bitcoin: IST

Pasar Kripto Kembali Perlahan Bangkit, Investor Mulai Optimistis

Rabu, 23 Nov 2022 | 14:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pergerakan pasar kripto pada Rabu (23/11/2022) cukup membuat investor sedikit lega. Situasi pasar kembali ke zona hijau dampak dari sikap optimistis investor yang menguat.

Trader Tokocrypto Afid Sugiono mengatakan, reli saat ini di BTC dan altcoin tertentu dapat mengindikasikan pasar sedang dalam proses oversold. Investor sudah jenuh dan mulai ingin kembali melakukan akumulasi, walaupun hambatan masalah likuiditas yang dihadapi oleh Digital Currency Group dan Genesis Trading masih belum terselesaikan.

Afid menambahkan, dorongan sikap optimis investor kripto juga datang dari situasi indeks pasar saham AS yang menunjukkan performa apik. Dow Jones Industrial (DJIA) membukukan kenaikan 0,94% dan S&P 500 menguat 1%. “Pasar kripto kemungkinan akan tetap berkorelasi erat dengan ekuitas AS dan menampilkan dinamika harga yang sama,” ungkap Afid, Tabu (23/11/2022).

Baca juga: Pasar Kripto Masih di Ambang Ketidakpastian Dampak Tekanan Seminggu Terakhir

Advertisement

Di sisi ekosistem kripto, lanjut Afid, kabar baik datang dari JP Morgan yang resmi memiliki wallet kripto. Detail untuk aset yang akan digunakan masih belum dijelaskan, tetapi berita tersebut menjadi fundamental positif untuk pasar kripto ditengah badai yang melanda institusional industri kripto.

Menurut Afid, nilai Bitcoin mulai reli naik lebih dari 4% di atas level support US$ 16.320. Sementara, Ethereum juga melonjak lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir. Sehari sebelumnya terjadi penurunan ETH yang dipengaruhi oleh penjualan ETH dalam jumlah yang besar, hingga membuat investor ritel panik.

Baca juga: Aset Kripto Masih Jadi Investasi Jangka Panjang Menjanjikan

“Keyakinan investor di pasar kripto juga bisa meningkat karena keyakinan mereka bahwa The Fed dapat meluncurkan kenaikan suku bunga yang lebih kecil dalam dua bulan ke depan,” tambahnya.

Lebih lanjut Afid mengatakan, pasar kripto menunjukkan beberapa momentum bullish dalam jangka pendek, tantangan yang lebih besar dari kenaikan suku bunga, berkurangnya arus masuk dan likuiditas di pasar kripto, dan ancaman penularan dari kebangkrutan FTX yang berdampak pada seluruh pasar terus membebani harga BTC.

Meski begitu, Afid menyarankan investor harus mempersiapkan diri untuk hari-hari yang sulit ke depan. Efek domino dari bangkrutnya FTX mulai terasa. Beberapa perusahaan di industri kripto perlahan mulai terkena dampaknya, bahkan sebagian menyerah pada keadaan saat ini dan menyatakan bangkrut.

Baca juga: Duh, Kabar Genesis Terancam Bangkrut Bikin Pasar Kripto Ambles

Dari analisis teknikal, Bitcoin sedang retest untuk menembus level resistance terdekat di US$ 16.770. Jika berhasil tertembus ada kemungkinan bisa terjadi kenaikan hingga level terendah berada pada harga US$ 17.390.

Bitcoin belum menunjukan pergerakan yang agresif setelah mengalami penurunan tajam dan membentuk harga terendah sementara di tahun 2022 sebagai major support, yaitu level US$ 15.512.

“Sementara, investor ETH memiliki misi untuk menarik sentimen positif pasar dan mendorong ETH bergerak naik lebih tinggi. Dari grafik 50-Day EMA, level US$ 1.339 menjadi target naik selanjutnya, apabila pergerakan harga ETH berhasil breakout,” tutup Afid.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com