Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kripto. (Pixabay)

Kripto. (Pixabay)

Pasar Kripto Tertekan Jelang Risalah Rapat The Fed, Apa Dampaknya?

Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:13 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Pergerakan pasar kripto akhirnya serius mengalami tekanan, jika terpantau pada Selasa (16/8/2022) pagi ini. Harga Bitcoin, Ethereum dan aset kripto utama lainnya kompak turun ke zona merah, walau sempat secara singkat naik signifikan pada perdagangan Senin (15/8/2022) malam.

Token "anjing" seperti Shiba Inu (SHIB) dan Dogecoin (DOGE) di antara jajaran aset kripto utama pun kini akhirnya juga ikut turun, padahal sempat reli hebat sehari sebelumnya. SHIB bahkan merosot paling tajam bisa tembus 9,7% dalam sehari terakhir.

Trader Tokocrypto Nathan Alexander mengatakan, secara umum, memang belum ada sentimen positif yang jadi pembangkit pasar kripto untuk terus reli kencang. "Dari sisi makroekonomi, investor kini sebenarnya sedang wait and see mengantisipasi risalah rapat (minutes of meeting) The Fed bulan Juli yang dirilis pekan ini," ujarnya, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Ditanya Kapan Bursa Kripto Terbentuk, Wamendag Jerry: Harus Hati-hati

Investor tampaknya meyakini risalah tersebut akan memuat petunjuk tentang apakah The Fed bakal mengerek suku bunga acuannya sebesar 50 atau 75 basis poin bulan depan. Naik-turun suku bunga acuan The Fed menjadi krusial untuk mempengaruhi selera investor nantinya untuk mengakumulasi atau melakukan aksi jual.

Selain kebijakan moneter The Fed, dari sisi teknikal, investor terlihat masih ragu untuk melakukan akumulasi karena volume trading juga terpantau terus menurun sejak akhir pekan lalu. Minimnya aksi price actions tersebut membuat investor berpikir ulang untuk bersikap optimis bullish.

Baca juga: Reli Pasar Kripto Mulai Berbalik Arah, Laju Bitcoin Kembali Tertahan?

Dari sisi analisis pergerakan Bitcoin dan Ethereum, BTC memang berhasil melonjak hingga US$ 25.000 untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan pada 14 Agustus kemarin. Meski demikian, altcoin masih mengungguli Bitcoin dalam hal kenaikan harga, terutama Ethereum (ETH) yang sedang mengantisipasi The Merge.

Harga Bitcoin saat ini sedang berusaha bergerak untuk mencapai day-20 exponential moving average (EMA), tetapi tertahan di level resistance pada level US$ 24.817. Jika harga Bitcoin berhasil breakout, target kenaikan saat ini adalah level US$ 29.289 dan level support terdekat berada pada level US$ 23.650 sebagai pertahanan.

Sementara, ETH Jika harganya berhasil breakout day-20 EMA, maka target kenaikan selanjutnya berada pada level US$ 2.230-2.649. Jika terjadi koreksi, support terdekat untuk menahan laju penurunan berada pada level US$ 1.623.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com