Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu klinik milik PT Mediakaloka Hermina Tbk

Salah satu klinik milik PT Mediakaloka Hermina Tbk

Pefindo Tegaskan Peringkat AA- Medikaloka Hermina

Minggu, 13 Juni 2021 | 10:55 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat AA- dengan prospek stabil kepada PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) dan tiga obligasi yang diterbitkan. Peringkat tersebut menggambarkan kuatnya kinerja keuangan sepanjang tahun lalu.

Ketiga obligasi Hermina tersebut adalah obligasi berkelanjutan I, obligasi berkelanjutan I tahap I seri A dan B, serta peringkat AA dengan prospek stabil pada perseroan.

Direktur Utama Pefindo Salyadi Saputra mengatakan, peringkat AA minus pada obligasi berkelanjutan I Medikaloka Hermina tahun 2020 dan tahap I seri A dan B dengan nilai masing-masing Rp 1 triliun dan Rp 446,50 miliar. “Tanda minus menunjukan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, pekan lalu.

Peringkat tersebut, ungkap dia, menggambarkan kuatnya kinerja keaungan perseroan tahun lalu. Pendapatan naik 21,49% menjadi Rp 4,41 triliun pada 2020, dibandingkan 2019 senilai Rp 3,63 triliun. Peningkatan ini berimbas pada laba bersih yang melesat hingga 85,31% menjadi Rp 473,22 miliar, dibanding tahun sebelumnya Rp 255,36 miliar.

“Efek utang dengan peringkat AA mencerminkan kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia,” jelasnya, akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Medikaloka Hermina berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan jumlah maksimum 12 juta unit saham. Untuk memuluskan aksi ini, perseroan menyiapkan dana hingga Rp 60 miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN