Menu
Sign in
@ Contact
Search
Armada kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI). (Foto: Perseroan)

Armada kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI). (Foto: Perseroan)

Pelita Samudera (PSSI) Laba Bersihnya Melesat Dua Kali Lipat Lebih, Apa Rahasianya?

Senin, 1 Agustus 2022 | 10:08 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) meraup pendapatan usaha U$ 56,2 juta, tumbuh sekitar 23% dari periode yang sama tahun lalu.

Tumbuhnya pendapatan usaha di antaranya berasal dari pendapatan sewa berjangka segmen usaha kapal kargo curah dan fasiltas muatan apung (FLF). Per 30 Juni 2022, total volume angkutan perseroan tercatat lebih dari 13,8 juta metrik ton.

Baca juga: Meski Laba Turun, Sejumlah Analis Berikan Pandangan Positif Prospek Saham Indosat (ISAT)

Direktur Utama PSSI, Iriawan Ibarat mengatakan, perseroan memberikan hasil yang solid pada kuartal kedua terlepas dari peningkatan volatilitas pasar komoditas dan situasi geopolitik.

“Kami tetap yakin dengan kemampuan kami untuk menavigasi berbagai tantangan, mengelola sumber daya kami secara dinamis, dan mendorong pengembalian jangka panjang yang semakin meningkat bagi pemegang saham,” jelas Irawan dalam keterangan resmi, Senin (1/8/2022).

Dengan beban pokok pendapatan sebesar U$ 34,7 juta, PSSI mencetak Laba bruto U$21,5 juta,meningkat 64% dari periode yang sama tahun lalu.

Marjin Laba bruto semester 1-2022 tercatat 38,20%, lebih baik dari periode yang sama tahun 2021, yakni 28,72%. EBITDA perseroan bertambah menjadi US$ 26,1 juta dari U$ 16,5 juta pada Juni 2021 menunjukkan perseroan mampu menghasilkan profitabilitas yang semakin baik.

Hingga akhir semester I-2022, laba bersih periode berjalan perseroan tumbuh 160% atau lebih dari dua kali lipat, menjadi U$ 18,8 juta dari U$ 7,2 juta (yoy). Kenaikan laba di antaranya juga didorong kinerja yang lebih baik dari seluruh aset perseroan dengan tingkat utilisasi yang tinggi antara 85%-95%.

Baca juga: Estee Gold (EURO) Masuki Masa Penawaran Umum, Harga IPO Dipasang di Batas Tertinggi

Dari sisi rasio keuangan, dengan gearing ratio -23,4%, kondisi finansial perseroan sangat baik dengan net cash U$ 28,6 juta. Rasio return on asset (ROA) berada di level 11,27% pada akhir semester I-2022, menandakan semakin optimalnya kinerja perusahaan dalam pemanfaatan aset untuk meraih laba bersih.

Rasio return of equities (ROE) perseroan tercatat semakin baik, 15,41% didorong oleh kenaikan Laba bersih. Laba per saham juga bertambah hampir tiga kali menjadi Rp 51 dari Rp19 pada akhir Juni 2021.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com