Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek Surya Semesta. Foto: DEFRIZAL

Salah satu proyek Surya Semesta. Foto: DEFRIZAL

Peluang Kebangkitan Surya Semesta

Parluhutan Situmorang, Jumat, 12 Juli 2019 | 09:23 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) diproyeksikan mulai bangkit tahun ini didukung pertumbuhan penjualan lahan industri. Kebangkitan perseroan juga diharapkan ditopang atas mulai dikembangkannya kawasan industri Subang yang diperkirakan diminati banyak perusahaan ke depan.

Kondisi tersebut mendorong sejumlah perusahan sekuritas untuk merevisi naik target kinerja keuangan perseroan tahun 2019 dan 2020. Indopremier Sekuritas merevisi naik target laba bersih Surya Semesta sebesar 50% menjadi Rp 50 miliar tahun ini, dibandingkan pencapaian tahun lalu sebesar Rp 38 miliar. Sedangkan pendapatan diproyeksikan mencapai Rp 4 triliun, dibandingkan perolehan tahun 2017 senilai Rp 3,68 triliun.

Danareksa Sekuritas juga ikut merevisi naik target laba bersih perseroan pada 2019 dan 2020. Surya Semesta diproyeksikan meraup laba bersih tahun ini senilai Rp 2 miliar, dibandingkan perkiraan awal rugi bersih Rp 18 miliar. Sedangkan proyeksi laba bersih tahun 2020 direvisi naik dari Rp 119 miliar menjadi Rp 316 miliar.

Tim analis Indopremier Sekuritas menyebutkan bahwa Surya Semesta telah berhasil membukukan penjualan marketing (marketing sales) lahan industri seluas 13 hektare (ha) hingga semester I-2019, dibandingkan target sepanjang tahun ini seluas 15 hektare.

Sedangkan pada semester I-2018, perseroan tidak berhasil menjualan lahan industri dan total penjualan lahan industri tahun lalu hanya 8 ha.

Lahan industri tersebut dijual kepada perusahaan yang berhubungan dengan teknologi informasi. “Melihat kondisi tersebut, perseroan kemungkinan menaikkan target penjualan luas lahan industri perseroan tahun ini,” tulis riset Indopremier Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

Indopremier Sekuritas memperkirakan bahwa penjualan marketing lahan industri perseroan tahun ini optimistis mencapai 15 hektare dan diasumsikan sekitar 80% dari penjualan tersebut dicatatkan sebagai pendapatan perseroan tahun ini.

Adapun, rata-rata harga jual lahan tersebut diperkirakan mencapai US$ 120 per meter persegi.  Hal ini diharapkan mendorong perseroan membukukan peningkatan keuntungan mulai tahun ini.

Selain realisasi penjualan lahan industri, Indopremier Sekuritas menyebutkan bahwa perseroan mendapatkan sentimen positif yang berimbas terhadap kinerja keuangan perseroan tahun depan. Sentimen tersebut datang dari divestasi Surya Karawang fase IV seluas 100 hektare dengan rata-rata harga jual Rp 325 ribu per meter persegi pada Mei 2019. Penjualan tersebut akan memberikan tambahan pendapatan sebesar Rp 325 miliar terhadap perseroan dan dibukukan sebagai penjualan pada 2020. 
 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA