Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jababeka Residence

Jababeka Residence

Penjualan Naik, Rugi Bersih Jababeka Turun 89,27%

Rabu, 5 Mei 2021 | 17:48 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id-  PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mencetak penurunan rugi bersih yang diatribusikan kepada entitas pemilik hingga 89,27% menjadi Rp 80,90 miliar pada kuartal I-2021, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 754,13 miliar. Penurunan rugi tersebut ditopang lonjakan penjualan perseroan pada peridoe tersebut.

Corporate Secretary Muljadi Suganda menjelaskan, penurunan rugi bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan sebesar 35,23% menjadi Rp 640,59 miliar pada kuartal-I 2021, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya mencapai Rp 473,72 miliar.

Pertumbuhan ini dikontribusikan beberapa segmen, yakni segmen land development dan properti menyumbang sebanyak Rp 257,8 miliar atau melesat 116% dari Rp 119,6 miliar pada kuartal I-2020. “Peningkatan ini didukung penjualan kavling tanah yang melonjak menjadi Rp 154,8 miliar,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5).

Kedua, pendapatan dari pilar infrastruktur sebesar Rp 357,6 miliar atau naik tipis 7% dari Rp 333,5 miliar pada kuartal pertama 2020. Kontributor utama berasal dari Bekasi Power sebesar Rp 17,7 miliar. Peningkatan pemasukan ini didukung pada kuartal pertama pembangkit listrik itu lebih banyak beroperasi.

Adapun, pendapatan berulang/recurring revenue dari segmen Infrastruktur pada periode ini hanya dapat berkontribusi sebesar 56%, dibandingkan sebelumnya hingga 70% di kuartal I-2020. Hal ini disebabkan adanya peningkatan kontribusi pendapatan dari segmen land development & property yang lebih besar dibandingkan pilar infrastruktur.

Kinerja positif juga dicatatkan segmen pilar leisure & hospitality, meski di tengah tekanan pandemi. Segmen ini mampu bukukan peningkatan pendapatan sebesar 22% menjadi Rp 25,1 miliar pada kuartal pertama tahun 2021. Segmen golf dominan dengan kontribusi sebesar 65% terhadap total pendapatan pilar Leisure & Hospitality.

Peningkatan pendapatan tersebut berimbas terhadap kenaikan laba kotor perseroan di awal tahun sebesar 47% menjadi Rp 238,4 miliar, dibandingkan kuartal I-2020 senilai Rp 162,6 miliar. Marjin laba kotor konsolidasi tercatat sebesar 37%, dibandingkan dengan 34% di periode yang sama tahun 2020.

Dengan demikian, kinerja positif dari KIJA tersebut mampu menekan rugi bersih yang diderita mencapai 89.27% menjadi sebesar Rp 53,5 miliar di kuartal pertama 2021 dari sebelumnya menderita rugi Rp 759,8 miliar pada kuartal pertama tahun sebelumnya.

“Perbaikan ini merupakan dampak penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, dimana kami membukukan rugi selisih kurs sebesar Rp 82,1 miliar pada kuartal pertama 2021 yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan rugi selisih kurs awal tahun lalu sebesar Rp 699,1 miliar,” imbuhnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN