Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
lustrasi Indeks Harga Saham Gabungan. Foto: SP/Ruht Semiono

lustrasi Indeks Harga Saham Gabungan. Foto: SP/Ruht Semiono

Perdana Bangun Pusaka Jajaki 'Private Placement' Rp 120 Miliar

Selasa, 21 Januari 2020 | 15:29 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) berencana menerbitkan 240 juta saham baru melalui mekanisme penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non HMETD) atau private placement. Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini sebesar Rp 120 miliar. 

Menurut Manajemen Perdana Bangun Pusaka, saham baru sebanyak 240 juta saham akan diterbitkan dari saham portepel perseroan dengan harga penerbitan Rp 500 per saham. “Dari penerbitan saham ini, maka jumlah dana yang akan diperoleh sebesar Rp 120 miliar,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (21/01).

Dana dari hasil penerbitan saham baru ini akan digunakan perseroan untuk melunasi pinjaman bank yang akan jatuh tempo, yakni utang terhadap Bank of Singapore Limited dengan jumlah pinjaman sebesar US$ 5,65 juta atau setara Rp 79,89 miliar, dan utang PT Maybank Indonesia Tbk dengan utang sebanyak Rp 6,41 miliar. 

Selain itu, aksi korporasi ini juga dapat memperkuat struktur modal perseroan dengan menurunkan Debt to Equity Ratio (DER) serta jumlah utang bank. Dengan demikian, mengindikasikan kondisi keuangan Perdana Bangun Pusaka yang lebih baik. 

“Aksi korporasi ini merupakah langkah strategi yang diambil oleh pemegang saham, dewan direksi dan dewan komisaris yang bertujuan untuk memperbaiki keuangan kami,” ujar manajemen perseroan. 

Sehubungan dengan hal tersebut, perseroan akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diadakan pada 23 Januari 2020. Adapun, Pelaksanaan penerbitan saham baru melalui penambahan saham akan diselesaikan paling lambat tanggal 21 April 2020 untuk memberikan waktu bagi standby buyer untuk melakukan persiapan pemindahan dana untuk setoran modal, misalnya pemindahan dana dari luar negeri.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III-2019, perseroan membukukan pendapatan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,82 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencatatkan rugi sebesar Rp 7,18 miliar. Kemudian, perseroan membukukan pendapatan neto sebesar Rp 97,71 miliar, menurun 7,35% dari tahun sebelumnya yang memperoleh Rp 105,47 miliar. 

Sementara itu, laba kotor pada kuartal III-2019 tercatar sebesar Rp 21,47 miliar, menurun 17,58% dari tahun sebelumnya yang memperoleh Rp 26,05 miliar. Jumlah beban usaha memperoleh Rp 17,89 miliar, terkoreksi 29,56% dari periode sama tahun sebelumnya yang membukukan Rp 25,40 miliar.

Secara total aset, pada 30 September 2019 perseroan memperoleh Rp 115,56 miliar, turun dari 31 Desember 2018 yang mencatatkan Rp 128,23 miliar. 

Editor : Elly Rahmawati (ely_rahmawati@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN