Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bitcoin

Bitcoin

Performa Pasar Kripto Kembali Reli di Tengah Kesuraman FTX

Rabu, 30 Nov 2022 | 10:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Performa pasar kripto kembali terpantau cemerlang di tengah pekan ini. Sejak Selasa (29/11/2022) Bitcoin dan Ethereum berhasil naik lebih tinggi dan mengakhiri penurunan beruntun selama lima hari imbas dari efek kesuraman FTX.

Trader Tokocrypto Afid Sugiono mengatakan, ada beberapa sentimen positif yang kuat untuk mendorong harga Bitcoin dan kripto lainnya melonjak belakangan ini. Mulai dari perilisan US consumer confidence yang turun di bulan November karena inflasi dan ketidakpastian ekonomi terus membayangi.

Baca juga: Awal Resesi Ekonomi pada Maret 2023, Apa Pengaruhnya pada Pasar Kripto?

Afid menyebut, indeks kepercayaan konsumen AS untuk bulan ini adalah 100,2, lebih rendah dari 102,2 yang direvisi turun pada bulan Oktober. Meskipun nilainya meleset dari prediksi analis yang diperkirakan bisa mencapai 100, tetapi ini termasuk hal positif untuk pasar berisiko khususnya kripto.

Advertisement

“Diharapkan dengan penilaian konsumen terhadap kondisi ekonomi jangka pendek terus menjadi lebih suram, The Fed akan mengerem kenaikan suku bunga acuannya yang lebih tinggi pada Desember mendatang,” kata Afid, Rabu (30/11/2022).

Sementara itu, lanjut Afid, sebagian besar pejabat The Fed pada pertemuan terakhir, menyatakan bahwa mereka lebih suka mengurangi ukuran kenaikan suku bunga mereka dengan segera. Hal ini membuat sedikit optimis investor untuk bisa mulai mengakumulasi aset kripto.

Baca juga: Imbas FTX Runtuh, Perusahaan Kripto BlockFi Ajukan Bangkrut

Selain itu, Afid menambahkan, kabar positif lainnya datang dari Brasil yang anggota DPR-nya telah menyetujui RUU yang mengatur penggunaan Bitcoin sebagai pembayaran. Kemudian, Fidelity Investments, salah satu broker terbesar di dunia, telah secara resmi meluncurkan produk perdagangan kripto bebas komisi untuk investor ritel, dimulai dengan perdagangan tanpa biaya untuk Bitcoin dan Ethereum.

Fear and Greed Index ditutup pada level 29, dengan kategori Fear, lebih rendah dari penutupan 29 November. Nilai Indeks dolar AS (DXY) pada Rabu pagi, juga melemah 106.62 (-0,14%) yang membuat pasar kripto mencoba kembali menguat,” kata Afid.

Dari segi analisis teknikal, Afid menyebut, BTC tengah dalam tahap oversold secara historis.  Bitcoin sedang menghadapi tantangan yang sangat besar dalam beberapa waktu ini. Namun, secara umum pasar sedang masuk dalam sentimen bullish, meski saat ini terlihat bearish.

Baca juga: Performa Pasar Kripto Masih Lesu Jelang Akhir November

Afid menjelaskan, Bitcoin menghentikan penurunan beruntun lima hari pada Selasa (30/11/2022), karena harga bergerak menjauh dari titik support baru-baru ini. Menyusul level terendah US$ 16.054, BTC melonjak untuk menembus ke level resistence terdekat harian US$ 17.122,26.

Meskipun harga telah melonjak, Afid menilai ini akan menjadi ujian untuk melihat apakah momentum ini dapat dipertahankan. Jika penguatan harga berlanjut ke arah atas, bisa melihat lebih banyak bulls memasuki pasar, membawa BTC mendekati US$ 17.560.

“Selain BTC, Ethereum juga bergerak lebih tinggi. ETH kembali di atas US$ 1.200 pada hari Selasa (29/11/2022), dan sedang mencoba mencapai level resistence terdekat US$ 1.306 di awal sesi hari ini,” tutup Afid.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com