Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layar elektronik yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Layar elektronik yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Perhatian! Masih Ada 36 Perusahaan IPO Tahun Ini

Selasa, 10 Mei 2022 | 05:20 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA. Investor.id - Direktur Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Laksono Widodo mengatakan, hingga saat ini, telah tercatat 19 perusahaan yang mencatatkan saham melalui penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp18,3 triliun. Di samping itu, masih ada 36 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI.

Laksono menjelaskan, ke-36 perusahaan tersebut dengan klasifikasi aset perusahaan merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017 sebagai berikut, yaitu enam perusahaan aset skala kecil (aset dibawah Rp50 miliar), 14 perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp50 miliar-250 miliar), 16 perusahaan aset skala besar (aset diatas Rp250 miliar).

Baca juga: Tetapkan Harga Rp 100, Oscar Mitra (OLIV) Gelar IPO setelah Cuti Bersama

Sedangkan untuk rincian sektornya adalah dua Perusahaan dari sektor Basic Materials, dua Perusahaan dari sektor Industrials, tiga perusahaan dari sektor Transportation & Logistic, tujuh Perusahaan dari sektor Consumer Non-Cyclicals, tujuh perusahaan dari sektor Consumer Cyclicals, dua Perusahaan dari sektor Technology, dua Perusahaan dari sektor Healthcare, tiga Perusahaan dari sektor Energy, tiga Perusahaan dari sektor Properties & Real Estate. “Serta lima Perusahaan dari sektor Infrastructures,” ungkap Laksono, Senin (9/5/2022).

Laksono menjelaskan, dengan mempertimbangkan pemulihan ekonomi Indonesia yang semakin membaik dan beberapa indikator pasar modal yang juga menunjukkan pertumbuhan positif,pihaknya optimis penggalangan dana di pasar modal Indonesia masih menjadi pilihan bagi perusahaan.

Baca juga: Hanya 10 Hari Transaksi, Saham GOTO Bertengger di Bawah Harga IPO

“Kami berupaya memberikan kemudahan bagi semua tingkatan perusahaan untuk dapat melakukan penggalangan dana di pasar modal. Berdasarkan data pipeline saham saat ini, terlihat minat perusahaan untuk dapat melakukan penggalangan dana di pasar modal Indonesia relatif kondusif,” tambahnya.

Lebih lanjut Laksono memaparkan, beberapa kemudahan dan relaksasi telah diberikan bagi semua tingkatan perusahaan yang diwujudkan dengan berbagai penyesuaian peraturan dan penyusunan kajian terkait mekanisme pencatatan saham. “Kami yakin bahwa semua hal positif tersebut turut memberikan optimisme tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” tutupnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN