Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kioson Komersial akan menggenjot kerja sama dengan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan online seller untuk pengembangan bisnis perseroan di bidang pergudangan, yakni GudangPintar.id dan RetailKita.

Kioson Komersial akan menggenjot kerja sama dengan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan online seller untuk pengembangan bisnis perseroan di bidang pergudangan, yakni GudangPintar.id dan RetailKita.

Perkuat Bisnis Gudang, Kioson Komersial Gandeng FMCG dan Online Seller

Minggu, 1 Agustus 2021 | 15:17 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id — PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menggandeng perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan online seller untuk pengembangan bisnis perseroan di bidang pergudangan. Saat ini perseroan telah meluncurkan dua platform terkait bisnis pergudangan, yakni GudangPintar.id dan RetailKita.

Kedua platform tersebut bertujuan untuk membantu FMCG dan online seller untuk bisa mempercepat perluasan jaringan distribusinya. Hal ini diharapkan mempercepat pengimiriman barang ke warung-warung mitra perseroan. Sampai saat ini, perseroan memiliki 80 gudang yang berfokus di Jawa Tengah dan menargetkan seribu gudang hingga tahun 2022.

Direktur Utama Kioson Reginald Trisna mengatakan, perseroan menawarkan sebuah start up yang bisa membantu proses logistik untuk para mitra Kioson, terutama dalam hal logistik dan pengadaan stok barang dagangan.

“Tujuannya untuk membantu UMKM yang mau tumbuh tetapi mempunyai keterbatasan dari sisi space dan pengalaman di bidang operasional karena mereka lebih ke marketing dan pengembangan produk,” ujar Reginald dalam keterangan resmi belum lama ini.

GudangPintar.id merupakan fulfillment center di mana semua penjualan dapat menggunakan gudang yang dimiliki perseroan. Platform ini memiliki warehouse management system (WMS) yang terintegrasi dengan principal dan partner logistik, Sehingga semakin efisien dan cepat dalam menangani logistik dan distribusi dari Prinsipal ke warung UMKM yang dikelola oleh Kioson.

Saat ini, sebanyak 90% pengguna GudangPintar merupakan online seller yang berjualan di online marketplace. Sementara sisanya 10% merupakan perusahaan atau Brand FMCG. Total sekitar 175 pengguna yang menggunakan jasa GudangPintar. Sementara RetailKita merupakan solusi yang akan ditawarkan kepada Brand tier 2 atau tier 3.

Reginald menambahkan, RetailKita memberikan solusi kepada Perusahaan atau Brand FMCG, menggunakan jasa RetailKita, produk mereka akan secara otomatis tersebar ke seribu gudang yang dapat dilihat posisi jumlah stock di gudang RetailKita dan di mitra warung, begitupula jumlah penjualan harian secara live melalui sistem.

“Hal inilah yang tidak dimiliki oleh Brand dalam memperluas jaringan distribusinya. Kami menargetkan strategi penjualan melalui physical product ini dapat memberikan kontribusi pendapatan hingga 30% untuk perseroan hingga akhir tahun 2021,” ujar dia.

Sebelumnya, perseroan berencana menambah modal melalui penawaran umum terbatas (PUT) I dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Dalam rencana aksi korporasi ini, perseroan akan menerbitkan sebanyak 365,79 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Jumlah ini setara dengan 51% dari modal disetor perseroan sebelum rights issue.

Pada akhir Juni 2021, jumlah saham Kioson mencapai 717,24 juta saham. Rencananya KIOS akan meminta persetujuan aksi korporasi ini pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 24 Agustus 2021.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN