Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi harga minyak
Sumber: Antara

Ilustrasi harga minyak Sumber: Antara

Permintaan Bensin AS Membaik, Harga Minyak Ikut Menguat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Tim Research and Development ICDX mengatakan, harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari peningkatan permintaan bensin Amerika Serikat (AS). Serta dimulainya embargo impor batubara Rusia oleh Uni Eropa. Meski demikian, dimulainya kembali pasokan minyak Rusia ke Eropa, serta sinyal perang tarif baru antara AS dan Tiongkok membatasi pergerakan harga lebih lanjut.

Dalam laporan terbaru yang dirilis Rabu malam oleh badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA), menunjukkan stok bensin merosot drastis sebesar hampir 5 juta barel, jauh melebihi prediksi awal yang memperkirakan stok bensin akan turun sebesar 633 ribu barel. “Data tersebut mengindikasikan permintaan bahan bakar mulai membaik di pasar energi AS, yang juga dikaitkan dengan perlambatan kenaikan inflasi di AS,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Kamis (11/8/2022).

Tim Research and Development ICDX menambahkan, untuk stok minyak mentah dilaporkan meningkat sebesar 5.46 juta barel. Meski demikian, mengutip dari survei Reuter baru-baru ini, perusahaan penyulingan minyak AS dan operator pipa memperkirakan konsumsi energi akan menguat pada paruh kedua tahun 2022.

Baca juga: Inflasi AS Mereda di Juli Terbawa Penurunan Harga Minyak

Tim Research and Development ICDX menyebut, turut mendukung pergerakan harga minyak, UE berencana untuk mulai memberlakukan embargo impor terhadap batubara Rusia pada 11 Agustus, ungkap juru bicara Komisi Eropa hari Rabu. “Berlakunya embargo tersebut akan memberikan tekanan lebih lanjut pada pasokan batubara Eropa di tengah ketatnya pasokan gas, yang akan memperparah krisis energi saat musim dingin mendatang,” jelas Tim Research and Development ICDX mengatakan.

Sementara itu, Tim Research and Development ICDX menjelaskan, kekhawatiran di sisi pasokan global sedikit mereda pasca perusahaan minyak negara Rusia, Transneft, melanjutkan untuk memasok kembali minyak melalui jalur selatan pipa Druzhba ke Slovakia dan Hungaria, ungkap ajudan presiden Transneft, Igor Dyomin, pada hari Rabu. Sebelumnya pada hari Selasa, Transneft mengumumkan penangguhan pasokan minyak via jalur Druzhba karena masalah pembayaran akibat sanksi Barat.

Baca juga: Harga Minyak Menguat Didorong Permintaan Bensin dan Pelemahan Dolar

Lebih lanjut Tim Research and Development ICDX mengatakan, eskalasi tensi terbaru antara Tiongkok dan AS yang dipicu oleh kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan mengarah pada sinyal perang tarif baru. Pejabat pemerintahan Biden pada hari Rabu mengatakan telah mempertimbangkan kemungkinan untuk menghilangkan beberapa tarif, meluncurkan penyelidikan ‘Bagian 301’ baru ke area potensial untuk tarif tambahan, dan memperluas daftar pengecualian tarif untuk membantu perusahaan AS yang hanya bisa mendapatkan pasokan tertentu dari Tiongkok. Sebelumnya saat era Presiden Donald Trump menjabat, perang dagang antara AS dan Tiongkok telah membuat pertumbuhan ekonomi terguncang dalam skala global.

Tim Research and Development ICDX memaparkan, indikator dalam waktu dekat yang dipantau untuk melihat gambaran arah pasar minyak selanjutnya adalah laporan pasar minyak bulanan dari EIA dan OPEC yang akan dirilis hari Kamis. “Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 95 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 85 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com