Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lana Soelistianingsih, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia; Ekonom PT Samuel Aset Manajemen

Lana Soelistianingsih, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia; Ekonom PT Samuel Aset Manajemen

Pertemuan AS-Tiongkok Berjalan Baik, Rupiah Akhir Pekan Diprediksi Menguat

Gora Kunjana, Jumat, 11 Oktober 2019 | 10:27 WIB

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan, diperkirakan menguat seiring pertemuan antara Amerika Serikat dan Tiongkok  yang dikabarkan berjalan baik.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat mengatakan ada optimisme perundingan dagang antara AS-Tiongkok bisa berakhir kesepakatan.

"Perang dagang ini menjadi perhatian utama para pelaku ekonomi karena dampaknya yang cukup besar untuk menentukan arah pertumbuhan ekonomi global ke depan," ujar Lana seperti dilansir Antara.

Presiden AS Donald Trump dalam twitternya menyampaikan pertemuan pada hari pertama perundingan tersebut berjalan sangat baik. Presiden Trump direncanakan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Liu He pada hari Jumat ini (waktu AS), dan Trump menyebutnya sebagai "big day".

Sumber Bloomberg menyebutkan kemungkinan AS akan menunda kenaikan tarif pada 15 Oktober ini sebagai kompensasi dari perjanjian mata uang, dan AS mulai akan menjual beberapa komponen teknologinya kepada Huawei.

Lana memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.120 per dolar AS hingga Rp14.150 per dolar AS.

Pada pukul 09.42, rupiah menguat 7 poin atau 0,05 % menjadi Rp14.143 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya di level Rp14.150 per dolar AS.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA