Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Pilarmas: IHSG Melemah, Lima Saham Pilihan Ini Malah Berpotensi Cuan

Kamis, 23 Juni 2022 | 07:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi IHSG bergerak melemah pada perdagangan Kamis (23/6/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.916 – 7.131. Lima saham pilihan ini malah berpotensi cuan, diantaranya INDF. 

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG berpotensi bergerak melemah terbatas. Pelaku pasar dan investor masih akan tertuju terhadap pertemuan Powell hari ke 2 dan ekonomi di kawasan Eropa,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Kamis (23/6/2022).

Advertisement

Baca juga: Artha Sekuritas: IHSG Melemah, Pantau Tujuh Saham Pilihan Ini

Pada perdagangan Rabu (22/6/2022), IHSG ditutup melemah sebesar -59 poin atau -0,85% ke level 6.984. Sektor basic material, financials, technology, industrial, healthcare, infrastructure, energy, transportation & logistic, properties & real estate, consumer cyclicals bergerak negatif dan mendominasi penurunan IHSG hari ini. Investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp 139 miliar.

Dalam kesaksian Powell di hari pertama di depan Komite Perbankan Senat kemarin, Powell juga mengatakan kepada para pejabat bahwa The Fed akan berusaha untuk mengantisipasi kenaikkan tingkat suku bunga yang terjadi saat ini dengan tepat, sehingga dapat mendinginkan tekanan inflasi yang terpanas dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Powell juga mengatakan bahwa inflasi memberikan kejutan dengan mengalami kenaikkan dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, dan kejutan tentu saja dapat terjadi lebih lanjut.

Baca juga: Phintraco Sekuritas: IHSG Rebound, INDF Hingga BJBR Jadi Saham Pilihannya

“Kami sebetulnya cukup tersenyum simpul ketika mendengar perkataan Powell semalam, dimana saat ini situasi dan kondisinya memang kita harus mengakui bahwa The Fed sudah ketinggalan kereta. Sehingga ditengah situasi dan kondisi dimana inflasi tidak mengalami penurunan, The Fed harus terseok seok mengejar situasi dan kondisi tersebut untuk dapat mengendalikan inflasi," tambah Pilarmas Investindo Sekuritas. 

Hal ini yang berpotensi menurunkan kualitas ekonomi kala kenaikkan tingkat suku bunga lebih cepat dan lebih besar. Dan tentu saja, secara tidak langsung berpotensi menciptakan peluang untuk terjadinya resesi lebih besar. Mantan Presiden Fed New York, Bill Dudley mengatakan dalam tulisannya bahwa resesi akan menjadi bagian yang tidak terhindarkan dan akan terjadi dalam kurun waktu 12 – 18 bulan mendatang. Lebih maju dari penilaian kami yang berada di 18 – 24 bulan mendatang. Yuk kita tunggu kisah selanjutnya dari The Fed esok hari.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan yang bakal berpotensi cuan pada hari ini, yaitu INDF, PGAS, SMGR, ACES, BBRI.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN