Menu
Sign in
@ Contact
Search
Investor memantau pergerakan saham. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Investor memantau pergerakan saham. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Pilarmas: IHSG Menguat Terbatas, Cermati Lima Saham Pilihan Potensi Cuan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 07:45 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, berdasarkan Analisa teknikal, IHSG menguat terbatas pada perdagangan Rabu (10/8/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 7.042 – 7.193. Cermati lima saham pilihan potensi cuan pada perdagangan hari ini, diantaranya BBRI dan PTPP.

Pada perdagangan Selasa (9/8/2022), IHSG ditutup menguat sebesar 16 poin (0,23%) ke level 7.102. Sektor energi memimpin laju penguatan IHSG kemarin dan diikuti oleh transportasi & logistik, barang baku, keuangan, teknologi, properti & real estate serta infrastruktur.

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, dari invasi, menjadi inflasi, sekarang potensi resesi hingga krisis berpotensi besar untuk terjadi. Saat ini di Eropa, para pembuat makanan telah merasakan dampak kenaikkan untuk setiap makanan yang dibuatnya, dengan kenaikkan bahan baku sebanyak 50% lebih mahal. “Ini merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan, karena tentu saja dampaknya akan mendorong krisis biaya hidup nantinya,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Rabu (10/8/2022).

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, situasi dan kondisi saat ini penuh dengan ketidakpastian, tidak hanya masalah mengenai supply and demand, tapi geopolitik juga semakin panas antara Taiwan dan Tiongkok. Tiongkok harus tetap menjaga kedaulatannya, dimana tentu saja hal ini apabila situasi dan kondisi tidak kunjung mendapatkan titik temu, maka Tiongkok akan menggunakan cara yang tidak diinginkan oleh dunia. Berhati hati, karena volatilitas akan meningkat di pasar.

Baca juga: Phintraco Sekuritas: Pelaku Pasar Antisipasi Data Inflasi, Perhatikan Saham Komoditas!

Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, pelaku pasar dan investor, akan tertuju kepada data inflasi Amerika yang akan keluar nanti, apabila ternyata inflasi mengalami penurunan, berarti ini merupakan kemenangkan bagi The Fed. Ada dua persepsi yang akan di perhatikan oleh pelaku pasar dan investor. Pertama, The Fed akan mulai mengurangi tingkat besaran dan kecepatan kenaikkan tingkat suku bunganya, sehingga tentu menjaga daya tarik investasi. Ataukah justru yang kedua, The Fed tidak akan segan lagi untuk menaikkan tingkat suku bunga, karena perekonomian sudah jauh lebih kuat dalam menghadapi kenaikkan tingkat suku bunga.

“Apapun yang dipilih oleh The Fed nanti, akan menjadi sebuah gambaran besar bagi arah market selanjutnya,” tegas Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pilarmas Investindo Sekuritas menegaskan, ketidakpastian global masih menjadi tantangan bagi perekonomian dalam negeri. Sebab apabila terjadi, dampaknya bisa menghambat distribusi pasokan global yang berasal dari kedua negara tersebut di mana tentunya juga bisa berpotensi mengganggu aktivitas perdagangan dengan Indonesia sebagaimana Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar dalam negeri, yang juga pada akhirnya mengganggu sejumlah indikator ekonomi seperti ekspor-impor, cadangan devisa, neraca dagang dan pembayaran.

Baca juga: Artha Sekuritas: IHSG Hari Ini Menguat, Pantau Tiga Saham Pilihan

Sementara, ekonomi saat ini cukup kuat yang tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal II yang pada akhir pekan lalu dilaporkan berada di atas perkiraan pasar atau sebesar 5,44% yoy.  Meskipun memang tidak menutup kemungkinan bahwa tekanan eksternal terus menghambat laju pemulihan dalam negeri. Pasar pun bereaksi lebih cepat terhadap situasi terkini. Pertumbuhan ekonomi yang baik cukup memberikan stamina terhadap pergerakan pasar obligasi di mana yield-nya berangsur menurun ke level 7,11% dari sebelumnya sempat mencapai 7,5%.

Penurunan yield membawa pasar saham melaju yang memang juga didukung oleh musim rilis laporan keuangan yang juga masih menunjukan pemulihan dan harga minyak mentah yang masih bertengger di US$ 100 per barel. Potensi risiko stagflasi di AS pun ternafikan dengan rilis data pasar tenaga kerjanya yang masih cukup kuat, sehingga permintaan komoditas kita memiliki ruang yang besar untuk kembali bergeliat. “Meski demikian, kita terus perlu aware terhadap gangguan ekternal yang dapat menghambat laju pemulihan dalam negeri,” Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan berpotensi cuan pada perdagangan hari ini. Kelimanya adalah BBRI, ANTM, INCO, UNTR, PTPP.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com