Menu
Sign in
@ Contact
Search
Refleksi pekerja berada di kantor BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Refleksi pekerja berada di kantor BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pilarmas: IHSG Menguat Terbatas, Monitor Lima Saham Bakal Cuan Tebal

Senin, 14 Nov 2022 | 07:31 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, berdasarkan analisa teknikal, IHSG berpotensi menguat terbatas pada perdagangan Senin (14/11/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 7.000 – 7.145. Monitor lima saham bakal cuan tebal hari ini. Salah satunya JSMR.

Pada perdagangan Jumat (11/11/2022), IHSG ditutup menguat sebesar 122 poin (1,76%) ke level 7.089. Sektor teknologi, bahan baku, keuangan, properti & real estate, infrastruktur, konsumen non primer, energi, konsumen primer bergerak positif dan mendominasi kenaikan IHSG.

Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, G20 sebentar lagi tak terasa akan di adakan di Bali, Indonesia. Sebuah kebanggaan tentunya, bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah dari acara G20 yang dimana banyak 17 dari 20 negara, sudah memastikan kehadirannya. Hal ini tentu saja memberikan kesan yang positif terhadap negara negara lain terhadap Indonesia, dan menyakini bahwa Indonesia mampu untuk melakukannya.

Baca juga: Phintraco Sekuritas: IHSG Lanjutkan Penguatan, Ini Jajaran Saham Calon Cuan

Advertisement

Namun, Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, kali ini pertemuan G20, tidak akan menjadi sesuatu yang biasa terjadi pada kebanyakan acara G20 sebelumnya, karena latar belakang acara ini begitu rumit, kompleks, sehingga membutuhkan komitmen dan kepastian sejauh mana setiap negara mau berkolaborasi.

“Nah, tentu saja kita berharap bahwa situasi dan kondisi yang terjadi saat ini mampu dihadapi dan dipecahkan bersama sama selama negara negara tersebut mau untuk berkolaborasi, menahan ego demi tujuan yang lebih besar di masa yang akan dating,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (14/11/2022).

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, Morgan Stanley Capital International (MSCI) Indonesia Index baru saja mengupdate penghuni yang baru saja dimasukan dan dikeluarkan dari indeks MSCI. Dalam rilis MSCI kategori Global Standard Indexes, tidak ada penambahan emiten. Namun, 3 emiten dikeluarkan dalam daftar yakni PT Adaro Mineral Indonesia Tbk. (ADMR), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk. (TBIG).

Baca juga: Artha Sekuritas: IHSG Menguat, WIKA Hingga MEDC Layak Jadi Pantauan

Meskipun GGRM dikeluarkan dari kategori global standard, namun GGRM masih masuk dalam kategori global small cap indexes. Tak hanya GGRM, namun 3 emiten lainnya masuk dalam indeks global small cap tersebut, yakni PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI), PT Bukalapak Tbk. (BUKA), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) di mana memang terlihat sangat aktif transaksinya dalam beberapa bulan belakangan.

Sehingga, total yang masuk dalam indeks global berkapitalisasi kecil ada 4 emiten. Masuknya BUKA ke dalam indeks MSCI Indonesia dengan kategori small tersebut, sontak direspon pasar dengan kenaikan cukup signifikan secara intraday sebesar 6,85%. Demikian pula, BIPI yang pergerakan sahamnya meningkat 5,84%. Namun, ada 3 emiten yang terdepak dalam indeks tersebut yakni PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA), PT M Cash Integrasi (MCAS) dan PT MNC Vision Networks (IPTV).

“Kami melihat bahwa daya tahan pergerakan saham emiten saat ini memang masih cukup dinamis menimbang kinerjanya yang masih cukup baik di tengah pemulihan ekonomi dalam negeri yang menstimulus konsumsi dalam negeri sebagaimana konsumsi masyarakat mendominasi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” papar Pilarmas Investindo Sekuritas.  

Baca juga: Yugen: IHSG Naik Terbatas, Simak Menu Saham Pilihan di Awal Pekan

Begitupun, perdagangan internasional yang tumbuh signifikan di mana didorong oleh commodity headwind. Memang makro Indonesia yang masih cukup baik turut menopang daya tahan IHSG di tengah ancaman global yang meningkat mulai dari potensi resesi, krisis utang, krisis energi hingga krisis pangan. Sepanjang tahun 2022, IHSG mencatatkan return sebesar 10,43%. 

“Saat ini, investor dan pelaku pasar tengah mencermati pemilu sela AS di mana saat ini partai Republik memimpin suara dan sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis pekan depan yakni ekspor – impor AS, penjualan ritel AS dan neraca dagang dalam negeri,” jelas Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pilarmas Investindo Sekuritas memonitor lima saham bakal cuan tebal pada perdagangan hari ini. Kelima saham tersebut adalah JSMR, WEGE, MDKA, BBRI, BIPI.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com