Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pesawat Garuda Indonesia melakukan bongkar muat penumpang dan bagasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pesawat Garuda Indonesia melakukan bongkar muat penumpang dan bagasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

PKPU Garuda Indonesia (GIAA) Diperpanjang 60 Hari

Jumat, 21 Januari 2022 | 15:15 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyikapi secara positif keputusan majelis hakim pada Jumat (21/1) ini di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat atas perpanjangan proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) menjadi PKPU tetap selama 60 hari yang berakhir pada 21 Maret 2022. Perpanjangan ini dilakukan secara aklamasi atas permintaan dari debitur dan mayoritas kreditur.

“Waktu tambahan ini memberikan kesempatan bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat untuk menuntaskan verifikasi dan memastikan proses PKPU berjalan sesuai dengan prinsip kehati-hatian. Perpanjangan ini juga sekaligus memberi kami waktu untuk menyiapkan rencana perdamaian yang lebih matang melalui negosiasi yang semakin intens dan konstruktif," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra dalam keterangan resmi, Jumat (21/1).

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Garuda Indonesia Naik ke Penyidikan

Selama 60 hari ke depan, terang Irfan, seluruh pemangku kepentingan akan berkoordinasi dengan tim pengurus untuk melengkapi berbagai aspek administratif dalam tahapan PKPU ini, termasuk melengkapi dokumen verifikasi serta menyelesaikan perhitungan utang piutang agar tim pengurus dapat menerbitkan daftar piutang tetap (DPT) sebagai dasar pemungutan suara.

Secara paralel, jelas Irfan, Garuda juga mempersiapkan rencana perdamaian dan melanjutkan negosiasi dengan kreditur yang selama ini telah berlangsung dan berupaya melakukan finalisasi usulan rencana perdamaian tersebut dalam kerangka komersial yang selaras dengan kepentingan semua pihak.

Baca juga: Garuda Indonesia (GIAA) Hanya akan Beroperasi dengan 66 Pesawat

“Selama proses PKPU berlangsung, Garuda memastikan seluruh layanan penerbangan termasuk layanan penumpang, kargo, dan perawatan pesawat tetap beroperasi secara normal. Garuda juga berkomitmen untuk terus berakselerasi dan mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai langkah optimalisasi layanan yang terus dijalankan di tengah proses PKPU yang saat ini masih terus berlangsung,” papar Irfan.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN