Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menghadirkan dua unit mobil mewah merek Lexus RX300 dan Toyota Fortuner yang disita sebagai barang bukti dalam pengungkapan kasus investasi bodong bermodus robot trading Fahrenheit, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa 22 Maret 2022.  (Foto: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menghadirkan dua unit mobil mewah merek Lexus RX300 dan Toyota Fortuner yang disita sebagai barang bukti dalam pengungkapan kasus investasi bodong bermodus robot trading Fahrenheit, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa 22 Maret 2022. (Foto: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

Polisi Tangkap Bos Investasi Bodong Robot Trading Fahrenheit

Rabu, 23 Maret 2022 | 11:04 WIB
Stefani Wijaya (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Bos investasi bodong robot trading Fahrenheit, Hendry Susanto, ditangkap polisi. Sebelumnya, polisi telah meringkus empat pelaku penipuan berkedok robot trading melalui aplikasi Fahrenheit yaitu D, IL, DB, dan MF.

"Hendry Susanto sudah ditangkap di Jakarta," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan, Rabu (23/3/2022).

Dikatakan Whisnu, saat ini pimpinan robot trading Fahrenheit yang dikelola oleh PT FSP Akademi Pro tersebut ditahan di Rutan Bareskrim. "Ditahan di Bareskrim," ucapnya.

Baca juga: Jurnalis, Bursa Berjangka, dan Pialang Bongkar Modus Investasi Ilegal

Diberitakan sebelumnya, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya meringkus MF yaitu pelaku penipuan berkedok robot trading melalui aplikasi Fahrenheit.

Sebelumnya, Ditreskrimsus berhasil mengamankan 3 pelaku lainnya, D, IL, dan DB.

Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berdasarkan empat laporan Polisi yang masuk.

Baca juga: Ini Profil Lengkap Crazy Rich Medan “Indra Kenz” yang Kini Memelas di Penjara

Dari laporan tersebut, ada 100 masyarakat yang menjadi korban penipuan para pelaku. Modus dari para pelaku yaitu dengan mengajak para korban seolah-olah robot trading itu bisa menghasilkan keuntungan yang besar.

"Mereka menyampaikan bahwa robot tersebut akan terhindar dari kerugian atau hilangnya uang yang masyarakat investasikan di Fahrenheit," kata Auliansyah saat konferensi pers, Selasa (22/3/2022).

Dikatakan Auliansyah, dana investasi robot trading Fahrenheit itu dikelola oleh PT FSP Akademi Pro yang dipimpin Hendry Susanto, yang sudah ditangkap.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN