Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pialang memantau jalannya perdagangan saham di galeri sekuritas, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pialang memantau jalannya perdagangan saham di galeri sekuritas, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Portofolio Aset Ditargetkan Pulih, Panca Global Optimistis Tumbuh Paruh Kedua 2020

Minggu, 9 Agustus 2020 | 14:51 WIB

JAKARTA, Investor.id -  PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) menargetkan kinerja keuangan kembali pulih pada paruh kedua, dibandingkan realisasi semester I-2020. Hal ini didukung atas mulai membaiknya aktivitas perekonomian di dalam negeri yang berimbas terhadap pasar modal.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, perseroan membukukan pendapatan usaha merugi hingga Rp 21,25 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan pendapatan usaha sejumlah Rp 77,30 miliar. Alhasil, perseroan mencetak rugi bersih periode berjalan senilai Rp 21,23 miliar, dibandingkan dengan laba bersih semester I-2019 sebanyak Rp 81,62 miliar.

“Kerugian ini akibat penurunan harga pasar portofolio efek yang dimiliki perseroan. Kami berharap dapat menaikan kembali pada semester kedua tahun ini,” ujar Sekertaris Perusahaan Panca Global Kapital Marika Purnamasari kepada Investor Daily di Jakarta, Sabtu (9/8).

Meskipun perseroan merugi pada semester I-2020, Marika menjelaskan, pihaknya akan tetap berusaha untuk bisa mencapai target pendapatan usaha dan laba bersih hingga akhir tahun. Dia mengatakan bahwa untuk pendapatan usaha di targetkan sebanyak Rp 29,54 miliar dan laba bersih sejumlah Rp 40,50 miliar. “Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mempertahankan kinerja perseroan menjadi lebih baik dari tahun 2019,” ujar dia.

Sementara itu, beban usaha perseroan sepanjang semester I-2020 mengalami peningkatan menjadi Rp 9,02 miliar dari periode sama di tahun sebelumnya yang membukukan sebanyak Rp 8,04 miliar. Dengan demikian, perseroan memperoleh rugi usaha sebanyak Rp 30,27 miliar dari semula yang mencetak laba usaha sebesar Rp 69,26 miliar.

Jumlah pendapatan lain-lain bersih tercatat mengalami penurunan menjadi Rp 8,61 miliar, turun dari periode di semester I-2019 yang mencatatkan sebanyak Rp 13,77 miliar, sedangkan rugi sebelum pajak penghasilan memperoleh sebesar Rp 21,66 miliar dari semula yang mencetak laba sebelum pajak penghasilan sejumlah Rp 83,04 miliar. Rugi bersih per saham dibukukan sebanyak Rp 11,99 per saham dari laba bersih per saham sejumlah Rp 28,81 per saham.

Sedangkan total aset perseroan hingga 30 Juni 2020 turun menjadi Rp 507,24 miliar, dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019 sebanyak Rp 658,44 miliar. Total liabilitas juga turun menjadi Rp 8,11 miliar dari semula Rp 138,07 miliar dan total ekuitas turun menjadi Rp 499,13 miliar dari sebelumnya Rp 520,37 miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN