Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Utama PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) Indra Utoyo. (Foto: Thresa Sandra Desfika)

Direktur Utama PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) Indra Utoyo. (Foto: Thresa Sandra Desfika)

Potensi Besar Allo Bank (BBHI), Sahamnya Masih Bisa Naik?

Jumat, 8 Juli 2022 | 16:30 WIB
Ely Rahmawati (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) memiliki potensi yang besar, seiring bergabungnya bank digital milik Chairul Tanjung ini ke dalam beberapa ekosistem multiverse. Optimisme perseroan kian bertambah pasca meluncurkan aplikasi resminya pada Mei 2022.

Analis Samuel Sekuritas Paula Ruth Prawinoto mengungkapkan, Allo Bank telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, serta menjadi bagian dari sejumlah ekosistem, yang memberikan peluang basis pengguna serta digital touchpoint yang cukup besar dalam jangka panjang. Beberapa ekosistem tersebut antara lain CT Corp (gaya hidup, keuangan, F&B, media, dan lainnya), Bukalapak (e-commerce, fintech, dan lainnya), serta grup lainnya (Salim, Traveloka, Grab).

“Didukung dengan sejumlah kerja sama tersebut, kami memperkirakan Allo Bank akan membukukan pertumbuhan luar biasa dalam total jumlah pengguna, melesat 171% (yoy) dari 3,5 juta di 2022 menjadi 9,5 juta pada 2023. Ini dibandingkan sekitar 1 juta pada Mei 2022. Adapun aplikasi Allo Bank pertama kali diluncurkan pada 20 Mei 2022,” papar Paula dalam riset terbarunya.

Baca juga: Buka-bukaan Bukalapak (BUKA) soal Penempatan Dana di Growtheum dan Saham Allo Bank (BBHI)

Setelah peluncuran resmi aplikasinya pada Mei 2022, yang telah diuji coba secara terbatas pada akhir 2021, bank digital berkode saham BBHI ini akan terus memperkuat fitur digitalnya. Manajemen menyebutkan bahwa mereka menemukan beberapa fitur dalam aplikasinya yang masih dapat ditingkatkan.

Paula menyatakan, pihaknya tetap optimistis BBHI dapat meningkatkan produk dan pengalaman pengguna secara bertahap. Sebab BBHI masih berupaya meningkatkan aplikasinya secara bertahap, saat ini analis mengasumsikan rata-rata saldo simpanan per pengguna aplikasi BBHI lebih rendah dibandingkan dengan bank digital lain yang didukung ekosistem.

“Proyeksi dari Samuel Sekuritas untuk periode 2022-2023 yakni saldo sebesar Rp 1,2-1,4 juta atau sekitar 19-29% lebih rendah dari segmen konvensional Bank Jago (ARTO),” ungkap Paula.

Lebih lanjut, Paula optimistis bottom line BBHI positif, meski minim momentum pertumbuhan. “Kami memperkirakan BBHI mampu mencatat laba positif sepanjang 2022, dengan asumsi sinergi dengan ekosistem berbuah positif dan terkelolanya biaya provisi,” ujar dia.

Namun, menurut Paula, ada potensi ketidakpastian terkait momentum pertumbuhan laba pada 2022 akibat proses transformasi BBHI menjadi bank digital selama tahun ini, termasuk transfer aset & liabilitas (kemungkinan terkait dengan perbankan non-digital) ke Bank Mega. “Kami memperkirakan momentum pertumbuhan laba inti akan membaik di 2023, naik 5% secara tahunan dibanding minus 15% pada tahun ini,” tandas dia.

Baca juga: Ekosistem Kuat, Bank Jago (ARTO) Dinilai Paling Unggul di Industri Bank Digital

Dengan sejumlah faktor tersebut, Samuel Sekuritas merekomendasikan hold saham BBHI dengan target harga Rp 4.100. Target tersebut didapat dengan menggunakan rasio perbandingan EV/revenue dengan potensi pertumbuhan tahunan (CAGR) pendapatan untuk 2023-2025 sebesar 1,3 kali, dan akan turun menjadi 1 kali untuk 2025.

“Kami memperkirakan, pertumbuhan pendapatan BBHI akan mencapai 55,9% CAGR untuk tahun 2023-2025. Target tersebut juga mencerminkan pendapatan dari pengguna aplikasi tahun depan mencapai Rp 9 juta atau 29% lebih rendah dari rata-rata bank digital global, kecuali Indonesia,” kata Paula.

Angka tersebut didapat dengan mempertimbangkan proses transformasi yang sedang berlangsung dan waktu yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi dan/atau memperkuat kolaborasi dengan ekosistemnya. Adapun risiko dari rekomendasi ini adalah pendapatan non-inti dan eksekusi yang lebih cepat dari perkiraan.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com