Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek PP Properti

Salah satu proyek PP Properti

PP Properti Berkomitmen Bayar MTN Jatuh Tempo

Minggu, 23 Agustus 2020 | 11:50 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id - PT PP Properti Tbk (PPRO) menyatakan tetap berkomitmen pembayaran sesuai jadwal terhadap utang yang akan jatuh tempo dan sejumlah kewajiban lainnya. Pernyataan ini dikeluarkan menyusul hasil pemeringkatan tahunan terhadap beberapa instrumen PPRO yakni Obligasi I Seri B 2016, Medium Term Notes (MTN) VI-X 2017 PP Properti Tbk tetap berada di peringkat BBB- (Triple B Minus) yang diberikan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Direktur Utama PP Properti, Taufik Hidayat mengatakan pihaknya tetap menjadwalkan pembayaran Medium Term Notes (MTN) sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, seperti diketahui utang MTN yang akan jatuh tempo di bulan Agustus hingga akhir tahun ini sebesar Rp1,2 triliun.

Selain itu untuk meningkatkan likuiditas pihaknya juga telah menyiapkan berbagai strategi salah satunya seperti bulk sales reguler, divestasi lahan, divestasi saham anak perusahaan dan divestasi mall.

“Untuk mengantisipasi kemungkinan mismatch cash flow yang terjadi karena situasi pandemi, kami akan  di-backup oleh PTPP sebagai induk perseroan dengan memberikan pinjaman berupa shareholder loan, yang salah satunya telah terealisasi di bulan Juli 2020 dan strategi ini akan terus berlanjut hingga strategi-strategi perusahaan telah terealisasi,” jelasnya dalam keterangan resmi, Minggu (23/8).

Adapun Pefindo dalam pres rilisnya menyatakan bahwa emiten yang berkode saham PPRO ini memiliki kemampuan yang memadai dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, namun hal ini rentan terpengaruhi oleh perubahan buruk keadaan kondisi ekonomi. Sedangkan pada tanggal 14 Agustus 2020 lembaga pemeringkatan lainya yakni FITCH melakukan hal yang serupa terhadap beberapa instrumen PP Properti yaitu Medium Term Notes (MTN) XI-XII 2018 serta Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-III 2018-2019, Obligasi Berkelanjutan 2 Tahap I 2020 PP Properti, diturunkan dari peringkat BBB- (Triple B Minus) menjadi CCC (Triple C).

Fitch menjelaskan bahwa PP Properti memiliki hubungan operasional dan strategis yang kuat dengan induknya PTPP serta merupakan salah satu kontributor profitabilitas terbesar dibanding anak usaha PTPP yang lain.

“Fitch menggunakan pendekatan ‘Profil Induk Lebih Kuat’ dan memberikan pengangkatan satu notch dari SCP PPRO. FITCH dapat menaikkan peringkat PPRO apabila Perusahaan dapat secara signifikan meningkatkan likuiditas sehingga dapat membayar utang-utang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat,” pungkas manajemen Fitch.

Sebelumnya, PP Properti telah menjajaki penerbitan obligasi senilai Rp 900 miliar di semester II tahun ini. Aksi tersebut salah satunya sebagai upaya memenuhi kewajiban surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) yang jatuh tempo pada Agustus-November 2020 sekitar Rp 1,2 triliun.

Direktur Keuangan PP Properti Mustarno mengatakan, perseroan tengah melakukan penjajakan ke pasar terkait kemungkinan menerbitkan sisa plafon Penawaran Umum Berkelanjutan II tahap II senilai Rp 2 triliun. Sebelumnya, perseroan telah menerbitkan tahap I senilai Rp 416,46 miliar pada Februari 2020.

“Jumlah penerbitan tahap II akan kurang dari Rp 1 triliun karena kita masih memiliki saldo dana internal dan fasilitas pinjaman perbankan. Para penjamin emisi yang akan ditunjuk masih dalam proses klarifikasi dan evaluasi,” jelas dia.

Sebagai informasi, berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PP Properti menghadapi 6 MTN yang jatuh tempo di semester II-2020, antara lain MTN VI senilai Rp 287 miliar jatuh tempo pada 30 Agustus, MTN VII Seri A Rp 250 miliar jatuh tempo 20 September, MTN VII Seri A Seri B Rp 50 miliar jatuh tempo 28 September, MTN VIII Rp 200 jatuh tempo 20 Oktober, MTN IX Rp 213 miliar jatuh tempo pada 3 November, dan MTN X Rp 200 miliar jatuh tempo pada 16 November.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN