Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
surat utang

surat utang

PP Properti Dan Bank CIMB Niaga Lunasi Utang Jatuh Tempo

Rabu, 2 September 2020 | 14:54 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT PP Properti Tbk (PPRO) dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) melunasi surat utang yang jatuh tempo dengan total Rp 934,52 miliar. Nilai surat utang

Emiten pertama yang telah melunasi surat utang jatuh tempo adalah PT PP Properti Tbk (PPRO). Pengembang properti ini telah melunasi pembayaran surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) IV tahun 2017 senilai Rp 287 miliar. Surat utang ini jatuh tempo pada 28 Agustus 2020 lalu.

Direktur Keuangan PP Properti Mustarno mengatakan, pihaknya optimistis setiap MTN yang jatuh tempo dapat dilunasi dengan tepat waktu. "Hal ini untuk menjaga reputasi perusahaan di mata para investor," ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily di Jakarta Rabu (2/9).

Lebih lanjut, perseroan sudah mengantisipasi adanya kemungkinan mismatch cashflow. Mustarno menjelaskan, perseroan didukung oleh induk usaha, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), mengatasi mismatch cashflow dengan memberikan pinjaman berupa shareholder loan yang sudah direalisasikan pada Juli dan Agustus lalu.

"Kami terus berupaya menerapkan prinsip kehati-hatian, namun kepercayaan stakeholder juga merupakan kunci penting yang harus kami prioritaskan. Sehingga, komitmen kami dalam melunasi MTN tak lepas dari upaya untuk menjaga kepercayaan stakeholder terutama investor dan konsumen," papar dia.

Adapun di tengah situasi pandemi seperti saat ini, dia mengatakan, PP Properti berusaha untuk tetap berkinerja baik. Hal ini dilakukan dengan menyelesaikan proses pembangunan apartemen Grand Sungkono Lagoon Tower Caspian dan Grand Dharmahusada Lagoon di Surabaya, Begawan apartemen di Malang, Amartha View dan The-Alton di Semarang, Evenciio di Margonda Depok dan The Ayoma Apartemen di Serpong.

Selain itu, perseroan menjalin kerjasama dengan perbankan dengan meluncurkan program suku bunga kredit pemilikan apartemen (KPA) 1,75%. Perseroan juga memperkuat pemasaran digital melalui kerjasama dengan Tokopedia, Mamikos dan Travelio.

"Kami juga meningkatkan likuiditas dengan melakukan bulk sales reguler, divestasi lahan, divestasi saham anak Perusahaan dan divestasi mal," urai dia.

Sementara itu, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) melunasi obligasi jatuh tempo mencapai Rp 635 miliar. Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Bank CIMB Niaga Fransiska Oei mengatakan, perseroan melunasi seluruh jumlah terutang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga Tahap II Tahun 2019 Seri A pada 31 Agustus 2020. "Jumlah pokok yang dibayarkan adalah Rp 635 miliar dan jumlah (gross) bagi hasil sukuk sebesar Rp 12,52 miliar," terang dia.

Pembayaran surat utang ini sudah ditransfer kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 28 Agustus 2020. Kemudian, pembayaran kepada pemegang sukuk dilakukan pada 31 Agustus 2020.

Adapun sumber dana yang digunakan untuk melunasi seluruh jumlah sukuk tersebut berasal dari kas internal perseroan. Dengan pembayaran sukuk tersebut, perseroan bisa mengurangi kewajiban pada surat berharga yang diterbitkan.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN