Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek PPRO. Foto ilustrasi: David

Salah satu proyek PPRO. Foto ilustrasi: David

PP Properti Kembali Percepat Pembayaran Obligasi Rp 523 Miliar

Jumat, 2 Juli 2021 | 18:50 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT PP Properti Tbk (PPRO) kembali mempercepat pembayaran atas utang Obligasi berkelanjutan I PP Properti Tahap I Tahun 2018 senilai Rp 523 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 6 Juli 2021.

Satu hari sebelumnya, perseroan juga telah melakukan percepatan pembayaran Obligasi senilai Rp 400 miliar atas utang Obligasi I PP Properti Tahun 2016 Seri B yang jatuh tempo pada tanggal 02 Juli 2021. Sehingga, total percepatan pembayaran obligasi yang sudah dilakukan Perseroan senilai Rp 923 miliar.

Direktur Keuangan PT PP Properti Tbk Deni Budiman menjelaskan, perseroan telah mengalokasikan dana untuk melaksanakan pembayaran atas pokok utang dan bunga obligasi jatuh tempo di bulan Juli 2021.

“Dana tersebut sudah dibayarkan kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) senilai Rp 400 miliar tanggal 29 Juni 2021, dan senilai Rp 523 miliar pada tanggal 30 Juni 2021,” ungkap Deni dalam siaran pers, Jumat (2/7).

Di era pandemi, menurut dia, perseroan juga adaptif melakukan pengembangan produk sejalan dengan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) yang dianjurkan oleh Pemerintah.

Seiring dengan permintaan pasar yang relatif cukup tinggi mengenai rumah tapak, lanjut dia, perseroan telah melakukan launching product Landed House di kawasan Cibubur, Depok, pada tahun ini. Hal tersebut diharapkan menjadi pendukung kinerja keuangan Perseroan ke depannya.

“Tren penggunaan internet yang meningkat cukup tinggi, dan ditambah keadaan sosial yang serba dibatasi, membuat industri bisnis mengalami perubahan model pemasarannya. Sehingga, perseroan lebih memaksimalkan strategi digital marketing  untuk melakukan kegiatan pemasaran melalui pemanfaatan beberapa platform yang dimiliki seperti situs web, instagram, dan lainnya,” pungkas dia.

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN