Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay.

Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay.

Produk ETF Berpotensi Jadi Investasi Optimal di Masa Pandemi

Kamis, 24 Juni 2021 | 07:02 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) cenderung berfluktuasi di tengah pandemi yang masih berlanjut. Meski demikian, produk exchange traded fund (ETF) atau reksa dana yang dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa menjadi alternatif investasi yang berpotensi memberikan hasil optimal.

“Insight Investments Management berharap para investor mendapatkan informasi terkait pasar saham baik global maupun domestik, tren investasi, serta strategi investasi yang optimal di era new normal. Selain itu, kami akan menginformasikan alternatif produk investasi yang berpotensi memberikan hasil optimal pada kondisi pasar saat ini,” kata Direktur PT Insight Investments Management Ria Warganda dalam webinar “ETF for New Normal Investing”, baru-baru ini.

Pada kesempatan yang sama, Head of Equity PT Insight Investments Management Camar Remoa mengharapkan demand investasi yang sempat turun pada 2020 segera naik kembali. “Ada beberapa faktor pendukung seperti pemulihan ekonomi secara gradual, distribusi dan realisasi vaksinasi Covid-19, serta mayoritas bank sentral global yang masih melonggarkan kebijakan fiskal maupun moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.

Beberapa sektor yang dinilai cukup menarik pada 2021 adalah barang konsumsi, perbankan, dan telekomunikasi. Valuasi IHSG saat ini berada pada P/E 28,97 kali atau relatif lebih menarik dibandingkan dengan negara berkembang lain maupun negara tetangga di Asean seperti Singapura 80,6 kali dan Thailand 30,1 kali.

“Kami memproyeksikan EPS tahun 2021 tumbuh mencapai 30% dan kami meyakini target IHSG bisa mencapai 6.800 dengan forward P/E di 25,48 kali, sehingga potensi up side mencapai 14,33% (per data penutupan pasar 31 Mei 2021),” jelas Camar.

Insight Investments memperkenalkan produk Reksa Dana Insight ETF FTSE Indonesia Index – Low Volatility Factor (XILV) yang merupakan indeks saham kolaborasi Insight sebagai manajer investasi (MI) dan FTSE sebagai provider indeks. Dibandingkan dengan FTSE original, FTSE Low Volatility Factor lebih memberikan bobot (overweight) kepada saham-saham yang memiliki volatilitas lebih rendah.

Keunggulan dari Reksa Dana Insight ETF FTSE Indonesia Index – Low Volatility Factor (XILV) adalah dapat diperdagangkan real time di bursa seperti instrumen saham, sehingga investor dapat lebih fleksibel dalam melakukan transaksi. Dengan memiliki produk ETF, investor sama dengan memiliki puluhan saham unggulan dari berbagai sektor, sehingga investor secara tidak langsung mendiversifikasikan investasinya secara optimal.

“Potensi ETF untuk tumbuh sangatlah besar, apalagi pertumbuhannya didukung oleh tren unit penyertaan yang terus meningkat,” jelas Camar.

Per Mei 2021, jumlah kepemilikan lembar ETF di dalam administrasi dealer partisipan (DP) Indo Premier Sekuritas tercatat meningkat sebesar 86% yoy. Likuiditas dan ketersediaan kuotasi di pasar sekunder menjadi penting agar produk ETF dapat dinikmati oleh investor individu.

Produk Reksa Dana Insight ETF FTSE Indonesia Index – Low Volatility Factor (XILV) tergolong ETF yang dikelola secara pasif, dengan mengacu pada FTSE Indonesia Index - Low Volatility Factor sebagai indeks acuan. Bobot masing-masing konstituen ETF setidaknya 80-120% dari bobot pada indeks acuan, sesuai dengan peraturan OJK.

Berdiri sejak 29 Mei 2003 dan mendapatkan izin usaha sebagai manajer investasi pada 26 Agustus 2004, saat ini Insight Investments Management telah mengelola dana sekitar Rp 15 triliun. Insight Investments berhasil masuk dalam jajaran 15 besar MI di Indonesia dalam kategori dana kelolaan reksa dana.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN